Valtteri Bottas Bantah Tak Patuhi Instruksi Mercedes di F1 GP Belanda

Arief Apriadi

Senin, 06 September 2021 | 14:29 WIB
Valtteri Bottas Bantah Tak Patuhi Instruksi Mercedes di F1 GP Belanda
Pembalap Red Bull asal Belanda, Max Verstappen (tengah), pebalap Mercedes asal Inggris, Lewis Hamilton dan pebalap Mercedes asal Finlandia, Valtteri Bottas (kanan) berdiri di podium sirkuit Zandvoort setelah F1 GP Belanda di Zandvoort pada 5 September 2021. Kenzo Tribouillard / AFP.

Suara.com - Valtteri Bottas membantah tuduhan yang menyebut dirinya tidak mematuhi instruksi Mercedes saat mengaspal di F1 GP Belanda 2021 di Sirkuit Zandvoort, Minggu (8/9/2021).

Pebalap Finlandia itu mengatakan dia hanya "bermain-main" dengan lap tercepatnya di akhir balapan, dan menyangkal anggapan bahwa dia enggan menjalankan perintah tim.

Melansir Crash, Senin (6/9/2021), tim Mercedes memutuskan untuk membawa dua mobil pebalapnya masuk pit stop saat pebalap Red Bull Racing Max Verstappen sulit terkejar dan hampir pasti meraih kemenangan.

Bottas masuk pit lebih dulu dan diperintahkan untuk tidak mengejar poin bonus karena tim sedang mengatur lap tercepat untuk Lewis Hamilton, yang merujuk klasemen kejuaraan, lebih membutuhkan.

Bottas tampaknya mengabaikan instruksi tersebut dengan tetap mengejar lap tercepat di sektor satu dan dua sebelum direktur strategi Mercedes James Vowles terdengar memintanya melalui radio tim untuk membatalkan upaya tersebut.

Meski pada akhirnya menurunkan kecepatan di tikungan terakhir, Bottas masih mencatatkan lap tercepat. Hal itu bikin Lewis Hamilton cuma punya satu kesempatan untuk melampaui torehan lap tercepat di putaran terakhir.

Beruntung Hamilton sendiri berhasil mencatatkan waktu putaran tercepat 1 menit 11.097 detik, mengalahkan lap tercepat Bottas (1 menit 12.549 detik).

Strategi Mercedes pada akhirnya berhasil di mana Lewis Hamilton sukses mendapatkan satu poin tambahan dari torehan lap tercepat untuk menempel ketat Max Verstappen yang kini unggul tiga poin di klasemen jelang F1 GP Italia pada 12 September mendatang.

"Saya pikir awalnya kami berhenti untuk lap tercepat, tetapi kemudian Lewis terlalu banyak memiliki celah dan dia berhenti. Saya melesat pada putaran pertama di sektor satu dan sektor dua, seperti flat out, tetapi kemudian tim meminta saya untuk memperlambat di akhir putaran," jelas Bottas.

baca juga

"Saya hanya bermain-main saja, karena Lewis membutuhkan poin ekstra itu lebih dari saya. Dia berjuang untuk kejuaraan balap dan sebagai tim, kami berusaha untuk mendapatkan poin maksimal, jadi begitulah adanya."

"Saya tahu Lewis juga akan berhenti. Saya tahu bahwa jika saya melesat beberapa kali di sektor terakhir, dia akan mengerti. Jadi, tidak ada drama."

Meskipun sempat memberi tahu Mercedes melalui radio timnya bahwa ia butuh poin, Hamilton bersikeras pada akhirnya dia tidak masalah dengan prospek Bottas yang bisa mengambil poin itu darinya.

"Saya tidak tahu tetapi itu tidak terlalu penting. Jika Valtteri mendapatkannya, itu akan baik-baik saja," ucap Hamilton.

"Pada akhirnya kami harus mendapatkan lap tercepat, mendapatkan poin sebanyak-banyaknya yang kami bisa sebagai sebuah tim. Jadi, jika Valtteri mendapatkannya atau saya mendapatkannya, itu tidak membuat perbedaan besar."

"Tetapi seperti yang saya katakan, saya bahkan tidak sadar bahwa Valtteri telah berhenti, saya sama sekali tidak menyadarinya. Itu adalah pilihan saya untuk berhenti, saya membutuhkan poin ekstra jadi saya melakukannya dan itu baik-baik saja."

Bos tim Mercedes Toto Wolff menggambarkan putaran tercepat akhir Bottas sebagai "nakal tapi bisa dimengerti" mengingat dia telah mengalami balapan yang membuat frustrasi karena dipaksa memainkan permainan tim untuk mendukung kans gelar juara Hamilton.

"Itu agak nakal tapi bisa dimengerti. Valtteri selalu di pihak mengalah karena kejuaraan ini sangat ketat," ujar Wolff.

Bos tim Mercedes Toto Wolff menggambarkan putaran tercepat akhir Bottas sebagai "nakal tapi bisa dimengerti" mengingat dia telah mengalami balapan yang membuat frustrasi karena dipaksa memainkan permainan tim untuk mendukung kejuaraan Hamilton.
"Itu agak nakal tapi bisa dimengerti. Valtteri selalu di pihak mengalah karena kejuaraan ini sangat ketat," ujar Wolff.

"Dia melesat secara besar-besaran di sektor terakhir dan jelas bahwa Lewis akan melakukan lap tercepat dan Valtteri tahu tentang itu. Lewis dalam perjuangannya untuk mendapatkan poin kejuaraan dan semuanya baik-baik saja."

Meskipun dia meremehkan insiden itu, Wolff mengkonfirmasi bahwa timnya akan membahas apa yang terjadi secara internal untuk menyelesaikan masalah ini dengan "cara yang paling bersahabat dan profesional".

"Itu tidak mungkin berakhir dengan kehilangan satu poin untuk Lewis. Itu juga tidak benar karena dia memiliki lap tercepat sampai saat itu."

"Tetapi Anda harus memahami pada saat itu tingkat frustrasi tertentu dari Valtteri dan pada akhirnya semuanya baik-baik saja. Kami akan membicarakannya, tetapi dengan cara yang paling ramah dan profesional," pungkas Wolf.

Penulis: Jacinta Aura Maharani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewis Hamilton Akui Timnya Salah Strategi di F1 GP Belanda 2021

Lewis Hamilton Akui Timnya Salah Strategi di F1 GP Belanda 2021

Sport | Senin, 06 September 2021 | 11:08 WIB

Bos Daimler: Kekurangan Chip Semikonduktor Bisa Berlangsung Sampai 2023

Bos Daimler: Kekurangan Chip Semikonduktor Bisa Berlangsung Sampai 2023

Otomotif | Senin, 06 September 2021 | 10:33 WIB

Menangi GP Belanda, Max Verstappen Kembali ke Puncak Klasemen F1 2021

Menangi GP Belanda, Max Verstappen Kembali ke Puncak Klasemen F1 2021

Sport | Minggu, 05 September 2021 | 23:50 WIB

Unggul Tipis dari Lewis Hamilton, Max Verstappen Klaim Pole Position GP Belanda

Unggul Tipis dari Lewis Hamilton, Max Verstappen Klaim Pole Position GP Belanda

Sport | Minggu, 05 September 2021 | 00:19 WIB

Top 5 Sport: Verstappen Tak Bisa Cegah Fans Cemooh Hamilton di F1 GP Belanda

Top 5 Sport: Verstappen Tak Bisa Cegah Fans Cemooh Hamilton di F1 GP Belanda

Sport | Sabtu, 04 September 2021 | 10:39 WIB

Terkini

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

×