alexametrics

Dibungkam Hoo Pang Ron / Cheah Yee See, Ini Dalih Praveen / Melati

Arief Apriadi
Dibungkam Hoo Pang Ron / Cheah Yee See, Ini Dalih Praveen / Melati
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti. [Dok. PBSI]

Kekalahan Praveen / Melati dari Hoo Pang Ron / Cheah Yee See (Malaysia) membuat Indonesia tersingkir dari Piala Sudirman 2021.

Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti jadi sorotan setelah kalah dari wakil Malaysia, Hoo Pang Ron / Cheah Yee See dalam perempat final Piala Sudirman 2021, Sabtu (2/10/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan perempat final di Energia Areena, Vantaa, Finlandia itu, Praveen / Melati yang turun sebagai wakil kelima kalah dari Hoo Pang Ron / Cheah Yee See dengan skor 19-21, 21-10, 16-21.

Hasil itu membuat Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia dan mengubur harapan untuk melaju ke semifinal Piala Sudirman 2021.

Praveen / Melati yang saat ini duduk di ranking empat dunia, secara mengejutkan kesulitan mengimbangi permainan wakil Malaysia peringkat 27 dunia tersebut.

Baca Juga: Piala Sudirman 2021: Anthony Ginting Tumbang, Indonesia vs Malaysia 1-2

Dari gim pertama berjalan sengit. Namun wakil negeri tetangga itu sukses memenangi gim pertama dengan 21-19.

Sebaliknya di gim kedua, Praveen/Melati begitu dominan. Permainannya keluar semua. Bahkan hingga interval gim kedua, wakil Merah-Putih itu sudah unggul jauh, 11-2. Akhirnya mereka menang dengan skor 21-9.

Di gim penentuan, Praveen/Melati sempat tetinggal jauh dan bisa menyusul 10-10. Namun mereka kembali hilang kendali hingga kalah 16-21.

Pasca laga, Praveen Jordan berdalih bahwa dirinya dan Melati sudah coba memberikan penampilan terbaik. Tapi hasil berkata lain.

"Saya dan Meli sebenarnya sudah memberikan penampilan terbaik yang kami punya. Namun, hasilnya kami kalah," ucap Ucok, sapaan karib Praveen, dalam rilis PBSI.

Baca Juga: Pelatih Herry IP Ungkap Penyebab Kekalahan Marcus/Kevin

Praveen sendiri mengatakan dirinya dan Melati sangat sedih dan kecewa karena gagal mengemban tugas besar di pundaknya untuk membawa Indonesia ke semifinal.

Komentar