Rebut Enam Emas, Bali Juara Umum Judo PON Papua

Rully Fauzi

Minggu, 03 Oktober 2021 | 23:39 WIB
Rebut Enam Emas, Bali Juara Umum Judo PON Papua
Judoka I Dewa Ayu Mira Widari (kiri) dan manajer tim judo Bali Agus Putra Adnyana (kanan) memamerkan perolehan medali emas PON XX Papua selepas pertandingan nomor beregu campuran di Kota Timika, Minggu. (Antaranews/Roy Rosa Bachtiar)

Suara.com - Tim judo Bali mengukuhkan posisinya dalam klasemen akhir cabang olahraga judo PON XX Papua 2021, dengan menjadi juara umum setelah mengumpulkan enam medali emas dan enam perunggu pada hari terakhir pertandingan cabang ini di Kota Timika, Minggu.

Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan bagi tim judo Bali, mengingat pada PON sebelumnya perolehan medali yang didapat tidak sebanyak di Papua.

"Kami turun di PON Riau 2012 dapat dua emas, di PON Jawa Barat 2016 juga dapat dua. Dari sana kami serius berbenah pada atlet, kepengurusan, manajemen dan kepelatihan. Keseriusan ini kami lakukan sejak 2017," kata manajer tim judo Bali Agus Putra Adnyana dalam konferensi pers, Minggu.

Menurut Agus, pencapaian pada PON tahun ini sangat memuaskan karena tidak hanya melebihi target lima medali emas, tapi juga mengantongi gelar juara umum dengan bertengger pada posisi puncak klasemen hingga pertandingan judo berakhir.

Prestasi ini diraih bukan tanpa kesulitan, kata Agus. Timnya sempat mengalami kendala berat pada masa pandemi karena keterbatasan waktu dan biaya akibat terdampak pandemi COVID-19.

"Ada sisa waktu dari pelatnas sangat singkat untuk latihan, karena terhalang pandemi pada  2020. Kami nyaris istirahat satu tahun, kondisi Bali juga terpuruk di ekonomi, itu sangat jadi kendala. Tapi kerja keras atlet dan pelatih terbayarkan hari ini. Meski dengan keterbatasan, kami bisa juara," kata Agus.

Bali mengamankan medali emas keenam dari judo setelah keluar setelah mengalahkan DKI Jakarta pada final nomor beregu campuran dengan skor 4-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Graha Eme Neme Yauware.

Sementara tuan rumah Papua harus puas dengan medali perak bersama dengan Jawa Barat. Keduanya menduduki peringkat ketiga setelah masing-masing mengalahkan Jawa Timur dan Jawa Tengah pada babak penentuan perunggu.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

Sport | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 18:32 WIB

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Sport | Kamis, 01 September 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB

×