facebook

NOC Indonesia Usung Pesan Perdamaian pada Olympic Day 2022

Arief Apriadi
NOC Indonesia Usung Pesan Perdamaian pada Olympic Day 2022
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyelenggarakan Rapat Anggota Luar Biasa 2020 secara virtual terkait protokol keolahragaan Indonesia menyambut New Normal, Senin (8/6/2020). [Instagram@noc.indonesia]

Melalui peringatan Olympic Day, NOC Indonesia menyuarakan pesan perdamaian bagi negara-negara yang tengah berkonflik.

Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mengusung pesan perdamaian dalam memperingati Olympic Day 2022 yang jatuh pada hari ini, Kamis (23/6/2022).

Pemerintah pimpinan Raja Sapta Oktohari ini menggelorakan misi perdamaian, sebagaimana tema yang diusung Komite Olimpiade Internasional (IOC).

“Melalui perayaan Olympic Day tahun ini, NOC Indonesia menyuarakan dengan sungguh-sungguh pesan perdamaian, sebagaimana tema yang diusung IOC yakni “Together for a better world,” kata Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari.

“Olahraga merupakan sarana yang tepat untuk membawa pesan ini karena olahraga menjadi alat komunikasi universal untuk mempersatukan, tanpa adanya diskriminasi dan hal lain. Meskipun berkompetisi menjadi juara, olahraga selalu dapat menunjukkan sisi persahabatan dan respek di lapangan.”

Baca Juga: Gawat! Bendera Merah Putih Terancam Tak Bisa Berkibar Lagi di Event Internasional, Ini Sebabnya

Melalui peringatan Olympic Day, Okto juga menyuarakan pesan perdamaian bagi negara-negara yang tengah berkonflik.

Sebab dalam tatanan regulasi olahraga internasional, tak hanya atlet yang akan dirugikan, tetapi juga dapat berimbas pada negara tersebut yang akan dilarang tampil di multievent internasional.

Okto juga mengajak federasi cabang olahraga nasional yang masih berselisih paham untuk bisa menyelesaikan situasi yang terjadi. Terlebih induk organisasi menjadi panutan dan pengayom bagi para atlet dan seluruh stakeholder-nya.

“Kepentingan olahraga bukan pribadi, tetapi kepentingan dan harkat derajat martabat bangsa. Dalam perjalanan friksi bisa saja terjadi, tetapi tujuan dan semangat kita satu, yakni membuat Indonesia Raya berkumandang di seluruh penjuru dunia dan bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi," ujar Okto.

"Kita harus tunjukkan olahraga Indonesia dapat bersatu demi terciptanya prestasi menuju kancah dunia yang lebih baik."

Baca Juga: Ketua KOI Pastikan Asian Games 2022 Bakal Sesuai Jadwal

Pada 23 Juni 1894, delegasi dari 12 negara yang berkumpul di Sorbonne sepakat mendukung proposal Pierre de Coubertin untuk menyelenggarakan Olimpiade. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai hari lahir modern Olympic Movement dan berdirinya IOC.

Komentar