McGregor menjadi petarung terbaik karena dia mampu memenangkan 2 sabuk juara dari kelas yang berbeda.
Petarung asal Irlandia tersebut belum masuk ke octagon sejak 2021, karena cedera pada kakinya saat kalah dengan Dustin Poirier.
The Notorious dijadwalkan kembali pada pertengahan 2024 tetapi cedera yang dideritanya belum kunjung sembuh. Ia diprediksi comeback pada 2025.
Selanjutnya ada petarung asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov. Ia diklaim sebagai petarung UFC sepanjang masa.
Faktanya, Khabib pensiun dengan rekor sempurna (29-0). The Eagles begitu julukan Khabib pensiun pada usia 32 tahun setelah 3 kali mempertahankan gelar juara.
Hingga saat ini Khabib belum mau kembali ke arena Oktagon. Ia selalu menolak untuk bertarung kembali dan berhenti latihan.
Stipe Miocic
Lalu ada nama Stipe Miocic. Petarung asal Ohio, AS ini memiliki rekor 20-4. Miocic merupakan petarung kelas heavyweight sepanjang masa dengan pencapaian 3 kali mempertahankan gelar melawan petarung terbaik di UFC.
Ia dijadwalkan akan menghadapi Jon Jones dalam gelaran UFC 309 untuk memperebutkan gelar UFC kelas Heavyweight pada November 2024.
Jika petarung 41 ini mampu mengalahkan Jon Jones dalam UFC 309 tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan momen terbaik di akhir pensiunnya.
Demetrious Jhonson
Petarung UFC dengan julukan Mighty Mouse ini punya rekor,25-4-1. Meski punya rekor bagus, ia termasuk petarung yang tak punya basis penggemar banyak.
Demetrious Jhonson mampu mempertahankan gelar kelas flyweight sebanyak 11 kali, mulai dari rentang 2013 hingga 2018.
Ia sempat menderita kekalahan yang kontroversi dari Henry Cejudo. Jhonson kemudian secara tidak terduga dipindahkan ke One Championship, sebelum membalas kekalahan kontroversialnya.
6 tahun kemudian dia membuktikan keahliannya sehingga dia banyak mendapatkan respect dari penggemar MMA.
Amanda Nunes
Nama Amanda Nunes juga bisa masuk dalam kategori petarung UFC terbaik. Ia membuat rekor (23-5). Petarung wanita inimerupakan satu-satunya wanita yang berhasil mendapatkan gelar ganda, yakni di kelas bantamweight dan featherweight.
Amanda Nunes punya gaya bertarung strike dan juga sempat menjadi juara Brazilian jiu jitsu.
Petarung dengan julukan The Lioness ini membalas kekalahannya dari Julianna Pena dengan mengalahkan pesaing teratas Irene Aldana, sebelum memutuskan pensiun pada 2023.
Anderson Silva
Lalu ada Anderson Silva yang punya rekor 34-11-1. Silva mampu melakukan tendangan, pukulan jab, serangan pukulan yang akurat dan kuncian yang mematikan.
The Spider mengalakan lawanya dengan berbagai cara, sebelum mendapatkan pukulan dari Chris Weidman pada tahun 2013.
Petarung Brasil ini membuktikan penampilanya di octagon, sebagai petarung terbaik di kelasnya.
Jon Jones
Jo Jone merupakan petarung terbaik yang tidak terbantahkan dalam kiprahnya di MMA dan UFC. Juara kelas lightweight tersebut banyak mengalahkan petarung di eranya hingga petarung dari generasi berikutnya.
Petarung kelahiran New York ini kembali dalam kelas heavyweight dari masa istirahatnya selama 3 tahun, Jo Jones berpeluang untuk menambah kemenangannya pada UFC 309 yang akan diselenggarakan di New York, Amerika Serikat pada November 2024.
Jones siap menghadapi Stipe Miocic dalam pertarungan yang tertunda setelah Jones mengalami robek otot dada pada tahun 2023.
George St-Pierre
Terakhir ada George St-Pierre yang punya rekor 26-2 dan menjadi juara kelas heavyweight. Pada puncak karirnya petarung Kanada tersebut, berhasil mempertahankan sabuk kelas welterweight sebanyak 9 kali
Kemenangan kontroversialnya terhadap Jhon Hendricks mendorongnya untuk pensiun selama 4 tahun sebelum, kembali ke MMA.