Terkendala Visa, Fajar/Fikri Terpaksa Harus Absen di Kumamoto Masters 2025

Irwan Febri Suara.Com
Selasa, 11 November 2025 | 15:50 WIB
Terkendala Visa, Fajar/Fikri Terpaksa Harus Absen di Kumamoto Masters 2025
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (dok. PBSI)
Baca 10 detik
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri batal tampil di Kumamoto Masters Japan 2025 karena kendala visa.

  • PBSI mengalihkan fokus keduanya ke Australia Open 2025.

  • Indonesia masih punya lima wakil di Kumamoto Masters, termasuk Gregoria dan Apriyani/Fadia.

Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dipastikan batal tampil di ajang BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters Japan 2025 yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium pada 11–16 November.

Keduanya urung berangkat karena terkendala proses pengurusan visa.

Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa Fajar/Fikri sebenarnya sudah dijadwalkan tampil di turnamen tersebut. Namun, proses pembuatan visa entertainer yang menjadi persyaratan wajib bagi pemain, pelatih, dan ofisial di Jepang tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

“Tadinya kami juga mendaftarkan Fajar/Fikri ke Kumamoto Masters, tetapi karena terkendala proses pembuatan visa Jepang yang memakan waktu lama, maka program pemberangkatan pemain harus kami sesuaikan,” ujar Eng Hian dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Sebagai gantinya, PBSI memutuskan untuk mengalihkan fokus Fajar/Fikri ke Australia Open 2025 yang juga berstatus Super 500 dan digelar pekan berikutnya.

Turnamen ini dianggap penting untuk menjaga peluang mereka menuju World Tour Finals 2025, terlebih setelah sebelumnya tiga kali menjadi runner-up di Korea Open, Denmark Open, dan French Open, serta mencapai perempat final di Hylo Open.

Sementara itu, Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menuturkan bahwa proses visa ke Jepang kini lebih rumit karena harus melalui dua tahap, yaitu penerbitan Certificate of Eligibility (COE) oleh otoritas Jepang yang memakan waktu 2–3 pekan, disusul proses visa entertainer yang membutuhkan waktu tambahan sekitar dua minggu.

“Oleh karena itu, para pemain kita yang berlaga di Hylo Open tidak bisa tampil di Kumamoto Masters karena terbentur proses ini,” kata Rudy.

Meski tanpa Fajar/Fikri, Indonesia tetap menurunkan lima wakil di Kumamoto Masters Japan 2025. Dari sektor tunggal putra ada Alwi Farhan dan Moh.

Baca Juga: PBSI Patok Target Tinggi di Kumamoto Masters 2025 Dan Australia Open 2025

Zaki Ubaidillah, sementara di tunggal putri tampil Gregoria Mariska Tunjung dan Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi. Sektor ganda putri diwakili oleh Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

(Antara)

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI