- Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji menempati posisi ke-25 pada sesi practice Moto2 di Sirkuit Bugatti, Prancis, Jumat.
- Mario gagal lolos otomatis ke sesi Q2 setelah mengalami kecelakaan saat berusaha memperbaiki catatan waktu di akhir sesi.
- Hasil buruk ini memperpanjang tren performa kurang konsisten Mario yang kesulitan menemukan ritme terbaik di awal musim 2026.
Suara.com - Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji belum mampu menemukan performa terbaiknya pada hari pertama GP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Jumat, setelah harus puas berada di luar 14 besar sesi practice Moto2.
Pembalap Honda Team Asia itu menutup sesi practice di posisi ke-25 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 35,405 detik, tertinggal lebih dari satu detik dari pembalap tercepat Izan Guevara yang mencatat 1 menit 34,348 detik.
Hasil ini membuat Mario harus melalui jalur Q1 dan gagal lolos otomatis ke Q2.
Sempat ada harapan bagi pembalap asal Magetan tersebut untuk menembus posisi 14 besar setelah memperbaiki catatan waktunya di menit-menit akhir sesi. Namun, momentum itu sirna setelah ia mengalami kecelakaan tak lama usai mencatat lap terbaiknya.
Dengan waktu tersisa kurang dari lima menit, Mario tidak bisa kembali ke lintasan sehingga sesi harus ia akhiri lebih cepat dari rencana awal.
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Mario juga masih kesulitan menemukan ritme balap dan hanya mampu menempati posisi ke-27 dengan waktu 1 menit 36,445 detik.
Kondisi ini memperpanjang tren kurang konsisten di awal musim Moto2 2026, di mana dari empat seri sebelumnya ia tiga kali gagal finis, termasuk di Jerez.
Sementara itu, Izan Guevara tampil sebagai yang tercepat di sesi practice setelah unggul tipis atas Celestino Vietti. Keduanya menunjukkan konsistensi sejak FP1, disusul Barry Baltus di posisi ketiga, serta Ivan Ortola dan Alonso Lopez yang melengkapi lima besar.
(Antara)