- Tim putra dan putri UPH serta Binus berhasil melaju ke babak final Campus League 2026 Regional Jakarta.
- Kepastian tiket final diraih setelah kedua kampus memenangkan laga semifinal di UPH Basketball Court pada Sabtu, 30 Mei 2026.
- Partai puncak perebutan gelar juara antara UPH dan Binus dijadwalkan akan berlangsung pada hari Minggu, 31 Mei 2026.
Fokus Pemulihan Jelang Partai Puncak
Menatap laga final yang akan digelar pada Minggu (31/5/2026), kedua tim memilih tidak merombak strategi secara radikal.
Pelatih tim putri UPH, Fajar Kusumasari, memprioritaskan pemulihan fisik pemainnya setelah menjalani rentetan jadwal yang padat.
“Fokus kami sekarang recovery," ucap Fajar menjelaskan program timnya jelang partai puncak.
"Saya rasa persiapan dan sistem permainan sudah cukup," lanjutnya.
"Besok yang penting pemain pulih sepenuhnya dan bermain basket dengan baik,” ujar Fajar.
Fajar juga mengakui motivasi anak asuhnya sedang berada di titik tertinggi setelah tiga tahun beruntun selalu gugur di babak semifinal.
“Saya rasa anak-anak UPH ini sudah lama tidak masuk final," tuturnya.
"Tiga tahun terakhir kami selalu kalah di semifinal," ungkapnya merefleksikan kegagalan masa lalu.
"Jadi anak-anak memang pengen sekali masuk final,” ujar Fajar.
“Kalau sudah sampai final, nanggung kalau targetnya bukan juara,” kata Fajar dengan nada optimistis.
Target Juara dan Ambisi ke Level Nasional
Di kubu lawan, Jap Ricky Lesmana juga memilih mempertahankan sistem yang sudah terbukti ampuh ketimbang melakukan eksperimen baru.
“Waktunya pendek," sebut Ricky.
"Jadi kami lebih fokus merapikan sistem yang ada dan menjaga disiplin pemain,” ujarnya.
“Kalau anak-anak bisa bermain seperti hari ini, tidak takut di kuarter keempat, tetap tenang dan disiplin, saya rasa kami bisa mendapatkan hasil terbaik di nasional,” tutupnya.
Sebagai informasi, Campus League 2026 Regional Jakarta Season 1 telah digelar sejak 24 Mei dengan melibatkan 16 tim putra dan delapan tim putri.
Turnamen basket mahasiswa bergengsi ini tidak hanya diikuti kampus dari Jakarta dan Banten, tetapi juga menarik minat peserta dari luar Jawa seperti Universitas Riau.