- Pebulu tangkis Thailand, Pitchamon Opatniputh, sukses melaju ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Vietnam.
- Kemenangan dua gim langsung diraih dalam waktu 35 menit berkat adaptasi cepat pemain terhadap kondisi angin di Istora Senayan.
- Pitchamon memuji atmosfer meriah suporter Indonesia di Jakarta yang dinilainya lebih berisik dibandingkan suasana kompetisi di Bangkok, Thailand.
Kemenangan atas pemain andalan Vietnam tersebut diraih hanya dalam waktu 35 menit.
Kondisi arah angin di dalam stadion rupanya menjadi salah satu faktor teknis yang membantunya mengendalikan ritme permainan sejak awal laga.
"Saya rasa, dengan kondisi lapangan yang berangin, di gim pertama lawan kesulitan mengendalikan laju kok."
"Sementara itu, saya dapat memanfaatkan kondisi tersebut dengan baik dan memenangi gim pertama."
Kesigapannya dalam beradaptasi dengan arah angin membuat perolehan poinnya melesat jauh meninggalkan sang lawan.
"Di sisi saya pada gim pertama itu lebih mudah untuk dikontrol, tetapi juga diperlukan waktu yang cepat untuk beradaptasi."
Realistis Menatap Turnamen BWF Super 1000
Istora Senayan juga pernah menjadi saksi perjalanan impresif Pink saat mencapai final Indonesia Masters 2026.
Kala itu, langkahnya harus terhenti di partai puncak setelah mengakui keunggulan tunggal putri China, Chen Yufei.
Kini, tampil di level turnamen yang lebih tinggi, Pink memilih bersikap realistis dan tidak membebani dirinya dengan target berlebihan.
"Ini Super 1000 saya yang kedua, dan kali ini saya akan berusaha memberikan performa terbaik."
"Saya tahu ini tidak mudah, levelnya tinggi, tetapi saya akan berusaha."