- Pelita Jaya menghadapi Bogor Hornbills pada laga pertama final IBL 2026 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Jumat (19/6).
- Pelatih David Singleton menyiapkan strategi pertahanan ketat untuk meredam peran krusial tiga pemain asing utama milik Bogor Hornbills.
- Pelita Jaya berupaya mengamankan kemenangan gim pertama sebagai modal psikologis penting untuk meraih gelar juara musim kompetisi 2026.
Suara.com - Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, memasang kewaspadaan tinggi menjelang laga pertama final IBL 2026 melawan Bogor Hornbills.
Singleton secara khusus menyoroti tiga pemain asing Hornbills, yakni Stephaun Branch, Travin Thibodeaux, dan Kaleb Wesson, yang dinilai menjadi faktor utama keberhasilan tim asal Bogor tersebut melaju hingga partai puncak.
Pertandingan pembuka final IBL 2026 akan berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, Jumat (19/6). Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim dengan performa impresif sepanjang musim.
Menurut Singleton, trio pemain impor Bogor Hornbills memiliki peran vital dalam mengatur ritme permainan sekaligus menjadi sumber poin utama tim.
Singleton Siapkan Cara Redam Trio Maut Hornbills
![Pemain Pelita Jaya Jakarta berlatih jelang game pertama final IBL 2026 kontra Bogor Hornbills di Pelita Jaya Arena, Jakarta, Kamis (18/6/2026). [Dok. Suara.com/Arief Apriadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/19/78705-pelita-jaya-jakarta.jpg)
Pelatih asal Amerika Serikat itu menegaskan bahwa fokus utama Pelita Jaya adalah membatasi ruang gerak Branch, Thibodeaux, dan Wesson melalui pertahanan yang disiplin sepanjang pertandingan.
"Mereka pemain yang kuat, sangat bagus. Thibodeaux adalah MVP dan Wesson telah melakukan banyak hal bagus. Jadi itu tantangan yang sangat berat bagi kami dan kami harus membuat pekerjaan mereka menjadi sulit sepanjang pertandingan," ujar David Singleton.
Keberhasilan Bogor Hornbills mencapai final menjadi bukti bahwa mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.
Sepanjang musim ini, Branch, Thibodeaux, dan Wesson konsisten menjadi tulang punggung permainan Hornbills, baik dalam mencetak poin maupun membangun serangan tim.
Karena itu, Pelita Jaya berupaya meminimalkan pengaruh ketiga pemain tersebut agar tidak mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Manfaatkan Keunggulan Kandang
Selain mengandalkan strategi pertahanan, Singleton berharap dukungan penuh suporter di GMSB Jakarta dapat menjadi energi tambahan bagi anak asuhnya.
Ia juga meminta para pemain tampil lebih baik dibandingkan saat menjalani seri semifinal agar mampu mengamankan kemenangan pada gim pertama.
Menurutnya, hasil positif di laga pembuka akan menjadi modal psikologis yang sangat penting dalam seri final yang menggunakan format best-of-five.
Singleton turut mengingatkan para pemain untuk tidak terbebani oleh besarnya tekanan yang selalu hadir dalam pertandingan final.