Untuk pertama kalinya, ibu kota Jakarta menjadi tuan rumah turnamen padel internasional FIP Bronze Jakarta 2026 dan FIP Promises Jakarta 2026.
Ajang ini berlangsung di Rana Grounds, Mampang, Jakarta Selatan.
Turnamen ini digelar oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) pada 8 dan 9 Juli 2026.
Suara.com - Jakarta kembali mencatat sejarah di dunia olahraga. Untuk pertama kalinya, ibu kota menjadi tuan rumah turnamen padel internasional FIP Bronze Jakarta 2026 dan FIP Promises Jakarta 2026 yang akan berlangsung di Rana Grounds, Mampang, Jakarta Selatan.
Ajang bergengsi yang digelar oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) ini akan dimulai pada 8 dan 9 Juli 2026.
Turnamen tersebut diharapkan menjadi momentum besar dalam mendorong perkembangan olahraga padel di Indonesia sekaligus membuka kesempatan bagi atlet nasional untuk mengukur kemampuan di level internasional.
FIP Bronze Jakarta 2026 akan resmi bergulir pada Rabu (8/7/2026) dengan diikuti lebih dari 200 atlet putra dan putri dari berbagai negara. Sejumlah pemain asal Spanyol, Meksiko, Argentina hingga Kazakhstan dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini.
Tak hanya atlet mancanegara, para pemain terbaik Indonesia juga akan bersaing memperebutkan prestasi di turnamen internasional pertama yang digelar di Jakarta tersebut.
Jumlah peserta pun masih berpotensi bertambah karena masih terdapat atlet yang berada dalam daftar tunggu.
Sementara itu, FIP Promises Jakarta 2026 akan dimulai sehari setelahnya, Kamis (9/7/2026). Turnamen ini menjadi panggung bagi para atlet junior kategori U-14, U-16, dan U-18 untuk menambah pengalaman menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara.
Penyelenggaraan dua turnamen tersebut menjadi bukti pesatnya perkembangan olahraga padel di Indonesia, khususnya Jakarta.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan lapangan, komunitas, hingga jumlah pemain padel meningkat secara signifikan.
Wakil Ketua Umum PBPI, Mochtar Sarman, mengatakan FIP Bronze dan FIP Promises Jakarta menjadi awal dari rangkaian turnamen internasional yang akan terus dihadirkan di Indonesia.
"Jakarta sebagai kota yang paling merasakan pesatnya olahraga padel tentu sudah menunggu momen ini. Kita dapat melihat persaingan para atlet nasional dan internasional saling bersaing," kata Mochtar dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Senin (6/7/2026).
"Kita berharap tidak hanya sukses penyelenggaraan, namun juga dapat melihat para atlet nasional berprestasi dan unjuk gigi, serta menginspirasi para pemain padel lainnya," jelasnya.
Menurut Mochtar, kehadiran ratusan atlet dari berbagai negara juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap promosi Jakarta sebagai destinasi sport tourism di tingkat internasional.
"Kita juga berharap para atlet internasional dapat menikmati waktu di Jakarta dan meningkatkan pariwisata dan promosi ibu kota."
"Sehingga selain menjalani turnamen, ketika pulang ke negaranya masing-masing, para atlet dapat membawa kesan yang baik dari Indonesia umumnya, dan Jakarta khususnya," lanjutnya.
Di sisi lain, Head of International Relations PBPI, Maximiliano Baratawidjaja, mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut menyaksikan turnamen tersebut, baik secara langsung di venue maupun melalui siaran YouTube.
Menurutnya, penyelenggaraan FIP Bronze menjadi bukti bahwa padel bukan sekadar olahraga yang sedang tren, melainkan memiliki prospek besar untuk berkembang di Tanah Air.
"Saya ingin ajak masyarakat untuk hadir menyaksikan turnamen ini secara langsung ataupun melalui YouTube. FIP adalah turnamen Padel paling besar di Indonesia, sehingga ini bukti bahwa Padel tidak hanya olahraga yang banyak orang katakan fomo, melainkan olahraga yang sangat berpotensi di Indonesia," paparnya.
Ia juga berharap dukungan publik mampu menjadi motivasi tambahan bagi para atlet Indonesia yang akan bersaing menghadapi pemain-pemain asing.
"Peserta yang berkompetisi adalah atlet profesional dan junior yang datang dari seluruh Indonesia. Mereka akan bersaing dengan pemain asing dari berbagai negara. Mari kita dukung para atlet kita dapat bersaing," tambahnya.
PBPI menegaskan penyelenggaraan FIP Bronze dan FIP Promises Jakarta 2026 merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan kalender turnamen internasional secara rutin di Indonesia.
Tingginya minat atlet luar negeri mengikuti ajang ini menjadi sinyal bahwa Indonesia mulai diperhitungkan sebagai salah satu destinasi penyelenggara turnamen padel dunia.
Gairah padel internasional di Jakarta pun dipastikan tidak berhenti sampai di sini. PBPI telah menyiapkan turnamen bergengsi berikutnya, yakni FIP Asia Promises, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Pada kesempatan yang sama, PBPI Jakarta juga resmi meluncurkan Official Jersey FIP Bronze Jakarta 2026 hasil kolaborasi dengan JUARAGA sebagai official apparel partner turnamen.
Jersey resmi tersebut sudah bisa diperoleh di Rana Grounds mulai 6 Juli 2026, serta tersedia melalui sistem pre-order di situs resmi JUARAGA.