- Jakarta resmi menjadi tuan rumah turnamen internasional FIP Bronze & FIP Promises 2026 di RANA Grounds, Mampang, pada 9 Juli.
- Ajang ini diikuti ratusan atlet dari 31 negara untuk mengumpulkan poin ranking dan mengukur kemampuan di kancah dunia.
- Penyelenggaraan turnamen ini menandai kemajuan pesat infrastruktur serta prestasi olahraga padel Indonesia di level internasional yang semakin diakui.
Suara.com - Padel Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat di level internasional. Hal itu kembali dibuktikan dengan resmi dibukanya FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026, turnamen internasional yang untuk pertama kalinya digelar di ibu kota dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan olahraga padel nasional.
Pembukaan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 berlangsung di RANA GROUNDS Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).
Momen tersebut sekaligus menjadi peresmian Rana Grounds Mampang sebagai arena padel berstandar internasional terbaru di Jakarta.
Acara pembukaan dihadiri Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua Umum PB Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita, serta Owner Rana Grounds Trisalda A. Paulus.
Turnamen ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah ajang resmi Federasi Internasional Padel (FIP), sekaligus mempertegas bahwa Indonesia semakin diperhitungkan dalam perkembangan olahraga padel dunia.
Sebelum memasuki babak utama, turnamen telah diawali dengan fase kualifikasi sejak Selasa (7/7/2026).

Ratusan atlet dari berbagai negara bersaing memperebutkan tiket menuju babak utama demi mengumpulkan poin ranking internasional.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengapresiasi pesatnya perkembangan padel di Indonesia.
Menurutnya, pertumbuhan olahraga ini harus dibarengi dengan peningkatan prestasi sehingga Indonesia mampu melahirkan atlet-atlet berkelas dunia.
"Harapan saya seperti pada saat mereka kita terima menjadi anggota KONI. Padel ini selalu kita anggap sebagai olahraga yang berkembang sangat pesat. Dan ternyata benar, mereka tidak butuh waktu lama untuk bisa tersebar di seluruh Indonesia," ujar Marciano Norman saat beri kata sambutan.
"Oleh karena itu, saya yakin satu hari padel juga akan maju dan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan kita. Semoga Padel bisa semaju futsal, tenis dan lain sebagainya. Saya juga berharap atlet-atlet kita pada saat turun di multi-event atau single event internasional menjadi juara," tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita menilai penyelenggaraan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia semakin mendapat kepercayaan di kancah padel internasional.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah lapangan, meningkatnya minat masyarakat, hingga lahirnya atlet-atlet muda potensial menjadi modal besar untuk membawa Indonesia bersaing di level dunia.
"Pertama-tama kita memilih RANA Grounds karena lokasi strategis, punya 9 lapangan bertaraf internasional, dan tentunya sangat layak untuk menggelar turnamen besar," ujar Galih.
"Sangat spesial bagi kami karena untuk pertama kalinya kita menggelar Promises, yaitu turnamen kelompok usia internasional. Total ada 31 negara dari kategori Bronze dan Promises, dan ini memecahkan rekor Asia," tutupnya.
Sementara itu, Owner Rana Ground Trisalda A. Paulus mengaku bangga dapat menjadi tuan rumah turnamen internasional tersebut.
Bertepatan dengan pembukaan turnamen, mereka juga resmi diperkenalkan sebagai lifestyle and social sports destination terintegrasi yang memiliki delapan lapangan Padel Super Panoramic berstandar Federacion Espanola de Padel (FEP), satu lapangan tenis rumput sintetis, serta satu lapangan basket berstandar FIBA.
"Suatu kehormatan bagi kami RANA Grounds karena dapat menjadi tuan rumah turnamen internasional ini. Kami komitmen akan selalu mendukung agenda PBPI dan KONI agar padel menjadi olahraga yang terbesar dan terbaik di Indonesia, dan juga Asia," ungkap Trisalda.
FIP Bronze Jakarta 2026 diikuti lebih dari 200 atlet putra dan putri dari berbagai negara. Sejumlah pemain asal Spanyol, Meksiko, Argentina, Kazakhstan, hingga negara-negara lainnya turut ambil bagian untuk memperebutkan gelar juara sekaligus poin ranking internasional.
Atlet-atlet Indonesia juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan melawan para pemain terbaik dunia.
Sementara itu, FIP Promises Jakarta 2026 menghadirkan ratusan atlet junior dari kategori U-14, U-16, dan U-18.
Turnamen ini menjadi panggung penting bagi talenta muda Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional sekaligus menambah pengalaman menghadapi pemain dari berbagai negara.
Penyelenggaraan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 menjadi bukti nyata bahwa padel di Indonesia terus berkembang, baik dari sisi infrastruktur, komunitas, maupun prestasi.
Momentum ini juga menjadi pijakan bagi Indonesia untuk semakin rutin menggelar turnamen bertaraf internasional.
Antusiasme pecinta padel pun dipastikan belum akan berhenti. Pada November 2026, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah FIP Asia Promises, yang akan mempertemukan para pemain junior terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia.