- Pemain Houston Rockets Kevin Durant menilai Philadelphia 76ers sebagai kandidat juara NBA 2027 karena komposisi skuadnya yang sangat kuat.
- LeBron James bergabung secara diam-diam ke Philadelphia pada 24 Juli lalu dan memperkuat jajaran pencetak skor elite bersama Jaylen Brown.
- Di luar kompetisi NBA, Kevin Durant yang berusia 37 tahun berambisi tampil membela Timnas Amerika Serikat pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Suara.com - Pemain bintang Houston Rockets, Kevin Durant, mengakui Philadelphia 76ers kini menjadi salah satu ancaman serius dalam perburuan gelar juara NBA 2027.
Kehadiran legenda NBA, LeBron James, yang baru bergabung membuat kekuatan ofensif tim asal Pennsylvania tersebut semakin mengerikan.
Perpaduan sejumlah pencetak skor elite dalam satu tim mengingatkan Durant pada era superteam yang pernah mendominasi NBA.
Kevin Durant Kenang Era Superteam Warriors

Durant tanpa ragu membandingkan komposisi 76ers saat ini dengan Golden State Warriors yang pernah ia bela.
Kala itu, kombinasi pemain-pemain elite Warriors membantu Durant meraih dua cincin juara NBA secara beruntun.
"Terakhir kali mereka mengumpulkan tiga pencetak 20 poin dalam satu tim, orang-orang menyebutnya tidak adil, yaitu tim Warriors yang saya bela," kata Durant dikutip dari Antara.
Komentar tersebut muncul setelah melihat kekuatan 76ers yang dihuni sejumlah pemain dengan kemampuan mencetak angka tinggi.
Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan rekrutan anyar Jaylen Brown dari Boston Celtics menjadi bagian penting dari kekuatan baru Philadelphia.
Kehadiran mereka kemudian semakin diperkuat oleh LeBron James, yang sepanjang kariernya dikenal konsisten menjadi salah satu pencetak angka elite NBA.
LeBron James Bergerak Diam-Diam
Durant menilai 76ers layak masuk dalam daftar kandidat kuat juara NBA 2027 dengan komposisi skuad mereka saat ini.
"Jadi, ya tentu saja, saya pikir mereka akan menjadi kandidat juara. Mereka akan menjadi tim yang menyenangkan untuk ditonton," katanya.
Keputusan LeBron James untuk hijrah ke Philadelphia pada 24 Juli lalu juga menjadi kejutan tersendiri bagi Durant.
Mantan rekan setimnya di Timnas Amerika Serikat itu mengaku tidak mengetahui rencana LeBron sebelum kepindahan tersebut terjadi.
"LeBron sangat bergerak diam-diam seperti itu. Saya tahu ada banyak kegaduhan di sekitarnya, tetapi Anda tidak pernah tahu apa yang ada di pikirannya. Saya senang untuknya," tuturnya.
76ers Jadi Kekuatan Baru Wilayah Timur
Durant juga menilai Philadelphia memiliki pasar dan basis penggemar yang besar untuk mendukung perkembangan tim.
Kehadiran sejumlah bintang top di kota tersebut diyakini bakal memberikan dampak positif terhadap popularitas 76ers sekaligus NBA.
Dengan bergabungnya LeBron James dan Jaylen Brown, Philadelphia kini memiliki kombinasi pemain elite yang melengkapi duet Joel Embiid dan Tyrese Maxey.
Strategi mengumpulkan sejumlah pencetak skor papan atas tersebut menjadi perjudian besar bagi manajemen 76ers untuk mengakhiri penantian panjang mereka terhadap gelar NBA.
Durant Ingin Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028
Di luar persaingan NBA, Durant yang kini berusia 37 tahun masih menyimpan ambisi besar di level internasional.
Pemain berjuluk "Easy Money Sniper" itu menyatakan keinginan untuk kembali mengenakan jersey Timnas Bola Basket Amerika Serikat pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Jika terealisasi, ajang tersebut bisa menjadi salah satu panggung terakhir Durant bersama Timnas AS sekaligus kesempatan menambah koleksi prestasinya di pentas internasional.