Heboh Bayi di Riau Lahir dengan Kepala Putus Saat Persalinan, Ini Faktanya

Sukabumi

Kamis, 01 September 2022 | 20:18 WIB
Heboh Bayi di Riau Lahir dengan Kepala Putus Saat Persalinan, Ini Faktanya
Ilustrasi bayi (Ignacio Campo/unsplash)

Sukabumi.suara.com – Di media sosial dan media massa, ramai pemberitaan mengenai bayi di Riau yang lahir dengan kondisi kepala putus dan tertinggal di dalam perut, saat melakukan persalinan di Puskesmas Gajah Mada, Tembilahan, Riau.

Setelahnya juga muncul narasi yang menyebut jika bayi baru dibawa ke rumah sakit setelah tragedi tersebut terjadi. Sempat membuat heboh, bahkan muncul tuduhan yang menyebut jika bidan di Puskesmas melakukan malpraktik.

Belakangan, fakta dan kronologi sebenarnya baru terungkap di media sosial Twitter. Ada pihak yang mengaku tinggal di wilayah sama dengan pasangan suami-istri orang tua dari bayi tersebut, dan menjelaskan kronologi yang terjadi.

Mengutip cuitan akun @Bayurizkaws, dijelaskan bahwa bayi di dalam perut sebenarnya sudah meninggal 2 hari sebelum dibawa ke puskesmas. Sebelumnya, orang tua disebut sudah berkonsultasi ke dokter di RSUD setempat.

Hasilnya, dijelaskan oleh Dokter bahwa sang bayi mengalami kondisi penyakit bawaan yakni hidrosefalus. Dokter juga menyarankan agar sang Ibu menjalani prosedur caesar.

“Ini ditempat saya, anak di perut udah meninggal 2 hari sebelum dibawa ke puskesmas, sungsang dan hidrosefalus. Bukan salah bidan, dari awal ngecek ke dokter udah dibilangkan anak dikandungan mengalami hidrosepalus.” cuit warganet tersebut.

Namun akhirnya, kedua orang tua tersebut memutuskan untuk mengeluarkan bayi tersebut di Puskesmas setempat. Bayi pun disebut lahir dalam kondisi sungsang, dan prosedur yang berjalan diutamakan untuk menyelamatkan nyawa sang Ibu.

Saat proses pengeluaran bayi yang disinyalir sudah meninggal dan membusuk saat dalam perut, bagian tubuh yang masih lembut dari janin mengakibatkan badan bayi terputus dan kepala tertinggal di dalam perut sang Ibu.

Setelahnya, baru dilakukan rujukan agar pengeluaran janin dilanjutkan di RSUD Puri Husada, dengan prosedur caesar.

baca juga

Dugaan malpraktik

Di lain sisi, pasangan orangtua yang diketahui bernama Khaidir dan Nova Hidayati dan diwakili oleh kuasa hukumnya yakni Hendri Irawan, menyebut pihak puskesmas diduga melakukan malpraktik.

“Dugaan kami ada malpraktik dilakukan bidan puskesmas. Ada pelanggaran prosedur, mereka tidak menjalan SOP,” jelas Iwan, mengutip Suara.com.

Namun ketika ditanya apakah apakah sang ibu sebelum melahirkan pernah melakukan USG untuk mengetahui kondisi bayi, Iwan mengatakan pernah. Dokter juga disebut sudah menyarankan pasien untuk operasi caesar.

“Ibu Nova pernah kontrol, dokter juga mendiagnosa bayi itu memiliki penyakit bawaan yakni hidrosefalus. Dokter juga menyarankan untuk caesar,” tambah Iwan.

Iwan mengungkap jika sejauh ini Pihak Puskesmas dan Diskes hanya menyampaikan permintaan maaf dan bela sungkawa.

“Kami minta dokter dan tiga bidan di Puskesmas disanksi seberat-beratnya. Karena ini menyangkut masalah nyawa. Jika tidak ada titik temu, kami akan laporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.

Hingga artikel ini dinaikkan, belum ada update terbaru mengenai duduk permasalahan dan kondisi seperti apa yang sebenarnya terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Didiagnosa Hidrosefalus, Kepala Bayi Putus saat Lahir Dibantu Bidan di Riau

Didiagnosa Hidrosefalus, Kepala Bayi Putus saat Lahir Dibantu Bidan di Riau

Riau | Kamis, 01 September 2022 | 18:37 WIB

Kepala Bayi Putus saat Persalinan, Diduga Ditarik Paksa Bidan Puskesmas Tembilahan

Kepala Bayi Putus saat Persalinan, Diduga Ditarik Paksa Bidan Puskesmas Tembilahan

Riau | Kamis, 01 September 2022 | 15:39 WIB

Punya Bayi, Putri Candrawathi Terbebas dari Baju Tahanan dan Jeruji Besi

Punya Bayi, Putri Candrawathi Terbebas dari Baju Tahanan dan Jeruji Besi

Poptren | Kamis, 01 September 2022 | 11:02 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×