Kapolri Cerita Ferdy Sambo Ngotot Pertahankan Skenario Tembak-menembak: Dia Bersumpah

Sukabumi | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 19:43 WIB
Kapolri Cerita Ferdy Sambo Ngotot Pertahankan Skenario Tembak-menembak: Dia Bersumpah
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Suara.com/Alfian Winanto)

Sukabumi.suara.com – Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh tersangka Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi masih terus bergulir. Di balik itu, publik pasti mash ingat betul bagaimana Ferdy Sambo membuat skenario tembak-menembak yang terjadi saat kejadian di TKP.

Meski pada akhirnya terbongkar, namun masyarakat bertanya-tanya mengapa pihak petinggi di kepolisian bisa sampai terkecoh oleh skenario tersebut.

Terbaru, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menceritakan bagaimana dirinya juga ikut tertipu oleh skenario yang disebarkan Ferdy Sambo kepada publik. Hal tersebut ia ungkap ketika hadir di acara Satu Meja, yang ditayangkan di kanal YouTube KOMPASTV.

"Saudara FS ini kan menceritakan peristiwa, skenario, yang terjadi di Duren Tiga itu kan tembak-menembak, dan itu disampaikan ke banyak orang termasuk saya," ujarnya.

Tak main-main, Sigit menyebut jika Sambo sampai pernah bersumpah di hadapannya untuk menegaskan kalau ia tak terilbat dalam penembakan Brigadir J.

"Jadi memang saat itu saya sudah sempat bertanya, bahkan dia bersumpah," ucap Sigit lebih lanjut.

Sambo terus mempertahankan keterangannya meski tersangka saat itu, Bharada E, sudah mulai bersikap kooperatif dan mengganti keterangannya.

"Terakhir pada saat Richard (Bharada E) sudah mulai berubah keterangannya, saya panggil. Sebelumnya (sudah) dihubungi dengan telepon dengan loudspeaker, dia masih tidak mau mengakui," ujar Sigit lagi.

Bahkan saat setelah Ferdy Sambo datang ke tempat Kapolri Sigit, ia masih bersikukuh dengan keterangan yang diberikan.

Karena kondisi tersebut, dikatakan bahwa polisi sampai harus merangkai kepingan-kepingan fakta yang terkumpul selama proses penyelidikan. Akhirrnya, Sambo baru mengakui perbuatan keji yang dilakukan beberapa hari setelah menjalani penempatan khusus, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Saat itu dia dipatsuskan, dua hari kemudian dia mengakui perbuatannya. Jadi memang bahasa dia 'mencoba untuk bertahan'," terang Sigit.

Lebih lanjut, penetapan Sambo sebagai tersangka di saat bersamaan juga menjadi titik terang bagi kepolisian, dalam mengusut tuntas siapa-siapa saja yang terlibat.

Di mana seperti yang diketahui, saat itu kepolisian sampai harus memilah dari hampir seratus nama untuk menentukan pihak mana yang bersalah dan mana yang sekadar menjadi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lemkapi: Orang yang Biasa Bohong, Tidak Akan Terpengaruh dengan Alat Tes Kebohongan Apapun

Lemkapi: Orang yang Biasa Bohong, Tidak Akan Terpengaruh dengan Alat Tes Kebohongan Apapun

Kalbar | Kamis, 08 September 2022 | 19:42 WIB

Polri Periksa 97 Nama yang Diduga Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Polri Periksa 97 Nama yang Diduga Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

| Kamis, 08 September 2022 | 19:31 WIB

Tak Hanya Terima Tekanan, Kuasa Hukum Brigadir J Akui Juga Dapat Tawaran 'Madu' dari Lawan: Bau Busuk di Mana-mana

Tak Hanya Terima Tekanan, Kuasa Hukum Brigadir J Akui Juga Dapat Tawaran 'Madu' dari Lawan: Bau Busuk di Mana-mana

News | Kamis, 08 September 2022 | 19:24 WIB

Terkini

Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara

Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:11 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN

Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:06 WIB

Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju

Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:05 WIB

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:04 WIB

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB