Update Tentang Pembunuhan Siswa SMK di Sukabumi, Motif Pelaku yaitu Rivalitas Antar Sekolah

Sukabumi

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Update Tentang Pembunuhan Siswa SMK di Sukabumi, Motif Pelaku yaitu Rivalitas Antar Sekolah
7 pelaku yang berhasil ditangkap oleh poliso karena telah membunuh anak SMK (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Pada Sabtu (8/10/2022) dini hari seorang siswa SMK RF (17) ditemukan meninggal dengan luka bacok di kepalanya. 

Polisi berhasil menangkap 7 pelaku pembunuhan yang menewaskan RF. Diketahui kejadian berdarah tersebut terjadi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.  

Ketujuh pelaku tersebut adalah DN (18), RA (19), AM (18), dan keempat orang lainnya yang masih dibawah umur. Ketujuh pelaku berasal dari sekolah yang berbeda di Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan keterangan ketujuh pelaku merupakan seorang alumni, siswa drop out (DO) dan siswa yang masih menempuh pendidikan. 

“Dalam dua hari bisa diungkap siapa pelakunya. Tersangka yang kita amankan ada tujuh orang, empat anak bawah umur duduk di bangku kelas dua SMK, tiga lainnya alumni sekolah, di mana satu orang eksekutornya adalah yang sudah DO dari sekolah,” ucap Dedy Darmawasnyah selaku Kapolres Sukabumi, pada Rabu (12/10). 

Insiden pembunuhan ini terjadi di Kampung Pasar, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kejadian bermula saat DN ingin mencoret salah satu tembok dengan nama sekolah yaitu SMK Pertanian Cibadak di salah satu rumah warga.

Tetapi saat kejadian ada salah satu korban yang bersekolah di SMK Pertanian Cibadak yang sedang nonkrong. Kemudian niatan DN berubah. Ia mengajak 6 pelaku lainnya untuk menyerang korban beserta teman-temannya di lokasi kejadian pada 8 Oktober.  

Para korban yang melihat pelaku datang membawa senjata tajam pun langsung berlarian. Aksi kejar-kejaran pun terjadi, tetapi nahas satu korban tertangkap oleh DN. DN yang saat itu sedang membawa celurit langsung menyerang RF dengan membabi buta hingga tewas. 

“Korban lari terpisah dengan teman-temannya, didapat oleh inisial DN dan langsung di aniaya atau dibacok menggunakan celurit pada punggung kanan dekat leher hingga tersungkur, setelah itu dibacok lagi ke bagian perut,” jelas Dedy.

Dedy mengatakan rivalitas antar sekolah pelaku dan korban diduga menjadi pemicu atau motif kejadian tindak pidana ini.

baca juga

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang berupa celurit, samurai, baju bercak darah milik korban, baju batik warna merah milik pelaku DN, celana training milik korban, dua unit kendaraan roda dua. Sementara alat bukti yakni keterangan korban rekaman dan bukti chat antar pelaku.

Para pelaku pembunuhan akan di jerat dengan Pasal 80 Ayat (3) jo Pasal 7C UU Perlindungan Anak dan/atau Pasal 385 KUHPidana jo Pasal 55 KUHPidana jo Pasal 56 KUHPidana jo UU RI Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Mereka diancam dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 15 tahun.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adu Pembelaan Kubu Ferdy Sambo Vs Kubu Bharada E Soal Perintah Bunuh Brigadir J

Adu Pembelaan Kubu Ferdy Sambo Vs Kubu Bharada E Soal Perintah Bunuh Brigadir J

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:59 WIB

Kepolisian Kusan Hulu  Bekuk Dua Orang Pelaku Pencuri Kelapa Sawit Siap Panen

Kepolisian Kusan Hulu Bekuk Dua Orang Pelaku Pencuri Kelapa Sawit Siap Panen

Bandungbarat | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:56 WIB

Banjir Surut, Siswa dan Guru SMKN 1 Temon Kerja Bakti Bersihkan Sekolah

Banjir Surut, Siswa dan Guru SMKN 1 Temon Kerja Bakti Bersihkan Sekolah

Jogja | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:00 WIB

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

×