Warga di Palabuhanratu Sukabumi Terdampak Banjir Lumpur Akibat Pembangunan Perumahan

Sukabumi

Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:15 WIB
Warga di Palabuhanratu Sukabumi Terdampak Banjir Lumpur Akibat Pembangunan Perumahan
Warga RW 09 dan RW 10 Kampung Kuta Mekar, Palabuhanratu, Sukabumi terdampak banjir lumpur akibat pembangunan perumahan (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Pada Sabtu (22/10/2022) malam terjadi hujan deras dibeberapa daerah Sukabumi. Salah satunya berada di daerah Palabuhanratu, Sukabumi hujan deras tersebut menyebabkan banjir lumpur

Adapun banjir lumpur diduga karena di daerah sekitar sedang ada proyek pembangunan. Daerah yang terdampak banjir lumpur tersebut yaitu RW 09 dan RW 10 yang berada di Kampung Kuta Mekar, Desa Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. 

Yandi (46) salah seorang warga setempat mengatakan jika tinggi banjir yang menerjang hampir sepinggang orang dewasa. Dalam kurun waktu yang berdekatan sudah terjadi sebanyak 3 kali. 

Pihak warga sekitar sudah melakukan komplain kepada pihak developer perumahan tersebut, tetapi sampai sekarang belum ada penanganan mengenai banjir lumpur ini. 

"Ini akibat proyek di atas, pembangunan perumahan. Dampaknya rumah warga kebanjiran, ini sudah tiga kali dari kemarin-kemarin banjir seperti ini. Barang-barang di rumah sudah hancur semua, ada batu kecil-kecil pasir semua ke permukiman," ucap Yandi dilansir dari sukabumiupdate.com-jaringan suara.com. 

Andi Suhendi selaku ketua RT 03/10 mengatakan jika pihak developer perumahan sudah mengetahui tentang banjir yang terjadi disekitar. Namun pihaknya hanya memberikan sejumlah uang yang dirasa jumlahnya tidak sebanding dengan kerugian yang dialami oleh warga. 

"Kejadiannya setiap hujan di kampung saya banjir terus, warga saya kasihan. (Dari pihak perumahan) cuma ganti Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, untuk penggantian kasur apa enggak diganti. Saya minta ganti ke itu perumahan itu, banjirnya air dengan lumpur, selain itu ada pasir dan batu-batu kecil," ucap Andi.

"Air masuk ke dalam rumah itu sampai setinggi perut, kalau pasir dan material lain setinggi lutut. Kejadiannya sekitar jam 17.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, ada sekitar 15 rumah yang terdampak, 9 rumah di RW saya," sambungnya.

Andi mengharapkan pihak perumahan segera membangun saluran besar agar banjir tidak terulang kembali. 

baca juga

"Sungainya saya minta diperlebar, dulu waktu sama camat katanya mau diperbesar sungainya, tapi ternyata enggak ada. Yang ada malah mereka bikin sungai kecil, ini posisi perumahan di puncak, di atas tebing, ini turun ke sini. Sejak dulu tinggal di sini enggak pernah kejadian banjir," jelasnya.

Selain itu pihak pembangun perumahan tersebut yang dipegang oleh PT Ratu Bangun Developer perumahan Pesona Farida Regency, yang diwakilkan oleh Angga meminta maaf atas banjir yang terjadi di rumah warga.

"Saya selaku perwakilan dari PT Ratu Bangun Developer Developer dari perumahan Pesona Farida pertama-tama saya ingin mengucapkan permohonan maaf terhadap warga khususnya RW 9 dan 10 yang terdampak. Ya sebenarnya kejadian ini suatu hal yang tidak kami inginkan, karena memang kami dalam proses pembentukan danau retensi," ucap Angga.

"Karena memang dalam proses peruntukan kebetulan juga di bulan yang memang jadwalnya hujan, kita juga apa namanya dalam proses pengerjaan jadi memang insyaallah besok kita mau adakan inspeksi untuk pengecekan dari korban terdampak yang mungkin nanti akan segera kita kasih ganti rugi ya, kurang lebih seperti itu jadi apa namanya kira-kira seperti itulah solusinya, jawaban dari kami ya," sambungnya.

Angga mengaku jika pihaknya sudah melakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu sesuai dengan perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). 

"Untuk izin AMDAL sih kita sudah ya, memang AMDAL-nya sudah, perizinan juga kita sudah lengkap, memang kita perlu ada tambahan kolam retensi dan pembesaran saluran pembuangan sampai ke arah sungai," katanya.

Untuk sekarang warga setempat dengan perwakilan dari pihak developer perumahan sedang melakukan pertemuan membahas ganti rugi, solusi banjir, dan pendataan rumah yang terdampak.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Dini BMKG Sore ini, Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat

Peringatan Dini BMKG Sore ini, Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat

Purwasuka | Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Longsor Terjang Jatipuro Wonogiri, Sebuah Rumah Rusak dan 5 Kambing Tewas Tertimbun

Longsor Terjang Jatipuro Wonogiri, Sebuah Rumah Rusak dan 5 Kambing Tewas Tertimbun

Surakarta | Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:13 WIB

Peringatan Dini BMKG! Waspada 3 Hari Kedepan Wilayah Jabar Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya

Peringatan Dini BMKG! Waspada 3 Hari Kedepan Wilayah Jabar Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya

Bandung | Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×