Sukabumi.suara.com - Di tengah berita resesi yang akan melanda banyak negara, salah satu startup di Indonesia kembali melakukan PHK terhadap para karyawannya.
JD.ID merupakan salah satu startup Indonesia yang bergerak di bidang e-commerce atau tempat jual beli online, dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap lebih dari 200 karyawannya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara yang mengatakan perlu adanya efesiensi atas adanya perubahan bisnis yang bergerak cepat saat ini.
Selain itu langkah ini dianggap sebagai salah satu jalan agar perusahaan bisa terus beroperasi dan tetap mengikuti perubahan yang ada.
Dilansir dari suara.com, JD.ID menegaskan bahwa pihaknya akan tetap terus mendukung para mantan karyawan yang terkena PHK dengan cara memberikan asuransi. Lalu perusahaan juga akan memberikan rekomendasi promosi dan hak-hak lainnya sesuai dengan perundang-undangan.
Dalam kesempatan ini juga pihak JD.ID membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa perusahaan akan melakukan PHK kepada seluruh karyawan dengan total 50% hingga 85%.
Pada sebelumnya beberapa startup di Indonesia sudah lebih dulu melakukan PHK terhadap karyawannya seperti GoTo, Shopee, Ruangguru, dan masih banyak lagi.