Sukabumi.suara.com - Jagat media sosial kembali dibuat heboh dengan kasus pembunuhan yang tak biasa. Kali ini, kasus melibatkan seorang mantri dan kepala desa di Curug Goong, Kabupaten Serang, Banten.
Pelakunya adalah seorang mantri bernama Suhendi, yang dikabarkan sengaja memberikan suntikan mati ke Kepala Desa setempat bernama Salamunasir.
Setelah didalami, terungkap jika motif dibalik perbuatan tersebut adalah pelaku yang ternyata mengetahui jika korban berselingkuh dan mendekati istrinya, yang juga merupakan seorang bidan berinisial NN.
Meski awalnya, menurut Suhendi dikatakan bahwa ia memberikan dosis suntikan mati bukan dengan tujuan membunuh, melainkan hanya untuk memberikan efek jera.
Suntikan pun kabarnya diberikan Suhendi setelah beradu argumen dengan korban, dan tiba-tiba memberikan suntikan di punggung korban.
Awalnya, Suhendi banyak menuai hujatan semenjak kasus ini viral di jagat maya. Namun di media sosial TikTok, muncul sebuah konten milik orang yang diduga kerabat dekat korban, dan mengunggah momen pemakaman dan kenangan sang Kades.
Bukannya ucapan bela sungkawa, kolom komentar konten tersebut justru dipenuhi dengan ucapan dukungan untuk sang mantri atau pelaku.
"tadi nya mau sedih, tp setelah tau sebab musabab nya ga jadi. pak mantri kamu tidak sendiri, salam dr serang banten" ujar salah seorang warganet,
"sehat terus pak mantri. semoga segera bebas. Anda mempertahankan hak milik anda" tulis lainnya,
Baca Juga: Nani Wijaya Tutup Usia, Warganet di Media Sosial Banjiri Ucapan Duka
"Ini kejadiannya deket rumah... dan pak mantrinya langganan anak aku kalo berobat orangnya baik sabar.. ya allah kaget bgt kmrn dnger kabarnya" ujar pengakuan salah seorang warganet,
"ternyata benar marahnya orang sabar itu lbh berbahaya" ujar netizen lain menanggapi komentar di atas.