Kaesang Pangarep, anak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), akan melangsungkan pernikahan dengan Erina Gudono di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (10/12/2022).
Sehari kemudian, rencananya akan digelar resepsi pernikahan Kaesang dan Erina di Pura Mangkunegaran, Surakarta.
Sebelum resepsi digelar, akan diadakan kirab dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran. Sebagai persiapan pernikahan, Kaesang dan Erina sudah melakukan foto prewedding.
Dalam foto prewedding, Kaesang dan Erina mengenakan pakaian adat dari sejumlah provinsi di Indonesia. Salah satunya adalah Papua.
Sayangnya, fotoprewedding Kaesang yang mengenakan pakaian adat Papua mendapat kritikan tajam dari warga Papua dan aktivis Papua.
Ada yang menilai pakaian adat Papua yang dikenakan Kaesang adalah pakaian yang biasa dipakai kaum perempuan.
Aktivis HAM Papua Veronica Koman bahkan menilai yang dilakukan Kaesang adalah contoh dari aprosiasi budaya.
"Contoh textbook apropriasi budaya: @kaesangp ga pernah bicara soal penderitaan Orang Papua, tau2 pake pakaian adat Papua, secara asal-asalan pula." cuit Veronica Koman di Twitter.
Aprosiasi budaya adalah perbuatan mengambil atau menggunakan budaya orang lain tanpa memahami atau menghormati budaya tersebut.
Baca Juga: Apa Itu Apropriasi Budaya yang Dituduhkan ke Kaesang Usai Pakai Baju Adat Papua?
Sejumlah aktivis Papua juga mengecam Kaesang yang mengenakan pakaian adat Papua di foto preweddingnya.
"Dia hanya bisa mewarisi pendertaan yang dibuat Bpnya ke orang papua apalagi sudah melecehkan budaya orang Papua," tulis Ambrosius Mulait menanggapi cuitan Veronica Koman.
"Ini salah satu penghinaan, dan pemusnahan Budaya dan Adat Istiadat Wilayah setempat," tulis Yanto Hindom.
"Presiden jual tanah Papua, anak dan calon menantunya jual budaya Papua. Besok-besok cucu presiden jual darah dan gigi orang Papua," kata Alsa Papua.