Suara Sumatera - Anies Baswedan memberikan penjelasan soal proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan kereta cepat Jakarta-Bandung apakah lanjut atau berhenti jika ia menjabat Presiden 2024.
Hal tersebut disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta ini lewat kanal YouTube Refly Harun dilihat pada Sabtu (10/12/2022). Awalnya Anies menjelaskan soal fungsi dari adanya Pemilu yang digelar setiap lima tahun sekali.
"Kita kan mengadopsi prinsip demokrasi dalam demokrasi itu setiap lima tahun sekali kita melakukan proses pemilihan umum dan Pilpres," kata Anies.
"Sebenarnya apa sih fungsinya pemilihan setiap lima tahun itu kalau dibuat analogi ref ya, kita ini berangkat dari titik nol menuju tujuan bernegara tertulis dalam pembukaan UUD 1945," sambung Anies.
Anies menjelaskan tujuan bernegara adalah untuk melindungi, mencerdaskan, memajukan kesejahteraan umum, terlibat (perdamaian) dunia.
"Agar apa agar ujungnya itu tercapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ucap Anies.
Menurut Anies, setiap etape Pemilu yang berlangsung lima tahun sekali ini ada hal-hal yang harus dilanjutkan dan dihentikan.
"Ketika kita di 2009 ada Pemilu, 2014, 2019 dan nanti 2024 itu bukan semata-mata melihat etape lima tahun terakhir. Ini adalah garis panjang menuju keadilan sosial. Jadi setiap etape muncul ada hal-hal yang harus diteruskan, ada hal yang harus dikoreksi, ada hal yang harus dihentikan, dan ada hal baru yang dibawa," ungkap Anies.
Secara sederhana, Anies menyampaikan seyogyanya apa yang sudah dikerjakan itu memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk warga Indonesia.
Baca Juga: Pasal Soal Alkohol Dikritisi, Sandiaga Koordinasi dengan Kapolri
"Selama itu ada aturan perundangannya, siapapun pejabat negara harus melaksanakan. Nah itu kalau ditanya sekarang dan itu buktinya pada Jakarta di Jakarta lagi-lagi saya pakai rekam jejak ini rekam jejaknya bukan asal ganti orang, bukan asal berhentikan program, tidak," jelasnya.
Anies membeberkan di dalam pemerintahan selalu ada yang berubah dan berkelanjutan.
"Yang namanya di pemerintahan itu selalu ada 2C, changes and continuity tidak bisa hanya 1C saja, changes saja atau continuity saja," katanya.
Refly Harun yang mendengar penjelasan Anies menafsirkan bisa saja proyek IKN maupun kereta cepat dievaluasi di bawah pemerintahan Anies Baswedan.
"Luar biasa ya pokonya paham lah ya, artinya IKN nanti dievaluasi lagi, apakah changes atau continuity, apapun tidak ada yang tidak bisa diubah ya di dunia ini kan," tukas Refly.