Elektabilitas Nasdem Makin Hancur, Pendukung Nasionalis Tinggalkan Surya Paloh Gegara Usung Anies Baswedan Capres 2024?

Suara Sumatera

Selasa, 17 Januari 2023 | 18:49 WIB
Elektabilitas Nasdem Makin Hancur, Pendukung Nasionalis Tinggalkan Surya Paloh Gegara Usung Anies Baswedan Capres 2024?
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU)

Suara Sumatera - Elektabilitas Partai Nasdem masih jeblok berada di angka 3,5 persen pada Januari 2023. Data tersebut berdasarkan hasil survei NEW INDONESIA Research & Consulting.

“Nasdem masih jeblok elektabilitasnya, sedangkan PSI terus naik,” kata Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting, Andreas Nuryono, Selasa (17/1/2023).

Menurut Andreas pasca pencapresan Anies Baswedan, elektabilitas Nasdem masih berada di bawah ambang batas parlemen 4 persen. Menurutnya, pada Juni 2022, elektabilitas parpol besutan Surya Paloh itu berada di atas ambang batas parlemen yakni sebesar 4,4 persen dan kemudian turun di Oktober 2022 menjadi 3,8 persen.

Andreas mengatakan, keputusan Nasdem untuk mengusung Anies sebagai capres telah menggerus basis pendukung, terutama dari kalangan nasionalis. Citra Anies yang lekat dengan politik identitas dinilai berseberangan dengan jargon Nasdem, “restorasi Indonesia”.
 
“Harapan Nasdem untuk meraih coattail effect dari pencapresan Anies belum terbukti, lebih-lebih mengingat Koalisi Perubahan yang digadang-gadang bersama PKS dan Demokrat tidak kunjung terbentuk,” kata dia.
 
Artinya, kata dia basis pemilih Anies belum mengalir ke Nasdem, masih tersebar di antara partai-partai yang lain.

“PKS yang sebelumnya identik sebagai pendukung Anies juga masih harus berhitung kemungkinan tergerusnya dukungan ke Nasdem,” ucap Andreas.
 
Sedangkan, Demokrat juga berharap dapat semakin memperbesar elektabilitas jika berhasil mengusung AHY sebagai cawapres Anies. Dia mengatakan, ketiga partai pendukung Anies saling mengunci, demi menjaga basis dan memperkuat elektabilitas masing-masing.

Selain Nasdem dan PSI, kata dia, tren elektabilitas partai-partai politik lainnya masih stabil dalam paruh akhir 2022, hanya ada sedikit fluktuasi. Untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tren elektabilitas terus mengalami kenaikan, dan kini sebesar 5,8 persen.
 
Peringkat pertama elektabilitas masih dipimpin PDIP yang unggul dengan 18,6 persen, disusul Gerindra sebesar 12,8 persen. Berikutnya, Golkar bertahan pada posisi tiga besar dengan elektabilitas 8,1 persen, diikuti oleh PKB 7,5 persen dan Demokrat 6,0 persen.
 
Di bawah PSI, dia mengatakan ada PKS dengan elektabilitas 4,8 persen yang masih aman di atas ambang batas parlemen
 
"Jika tren berlanjut, tujuh partai diprediksi akan berhasil mengamankan posisi untuk bisa melenggang ke Senayan," kata Andreas.

Survei NEW INDONESIA Research & Consulting untuk elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2024 [Antara]
Survei NEW INDONESIA Research & Consulting untuk elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2024 (sumber: Antara)

Selain Nasdem, dua partai lain masih harus berjuang untuk bisa bertahan di Senayan, yaitu PAN dengan elektabilitas 2,5 persen dan PPP 2,0 persen.

"Kedua partai masih bergerak dinamis, tetapi belum menunjukkan tren peningkatan ke atas ambang batas," kata Andreas.
 
Persaingan menurut dia juga makin ketat mengingat banyaknya partai-partai baru yang lolos dalam verifikasi KPU, selain masih adanya sejumlah partai non-parlemen seperti Perindo (1,3 persen), Gelora (1,1 persen), dan Partai Ummat (0,6 persen).
 
Parpol lainnya adalah Hanura (0,3 persen), PBB (0,2 persen), dan Garuda (0,1 persen). Dua partai pendatang baru masih nihil dukungan, yaitu PKN dan Partai Buruh, sedangkan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 24,8 persen.
 
Survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 5-10 Januari 2023 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin error plus minus 2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NasDem Batal Usung Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Karena Kasus Bantuan Covid 19, Cek Faktanya Ini

NasDem Batal Usung Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Karena Kasus Bantuan Covid 19, Cek Faktanya Ini

Sumatera | Selasa, 17 Januari 2023 | 17:08 WIB

Elektabilitas Ganjar Makin Moncer Kalahkan Prabowo dan Anies, Modal Rebut Tiket Capres PDIP Makin Besar?

Elektabilitas Ganjar Makin Moncer Kalahkan Prabowo dan Anies, Modal Rebut Tiket Capres PDIP Makin Besar?

Sumatera | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:32 WIB

Elektabilitas NasDem Jeblok Pasca-deklarasi Anies Baswedan Capres, PSI Meroket

Elektabilitas NasDem Jeblok Pasca-deklarasi Anies Baswedan Capres, PSI Meroket

Sumatera | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:20 WIB

Partai Koalisi Pengusung Anies Baswedan Berpotensi Bubar, Tarik Menarik Demokrat-PKS Soal Cawapres Bakal Berlangsung Lama

Partai Koalisi Pengusung Anies Baswedan Berpotensi Bubar, Tarik Menarik Demokrat-PKS Soal Cawapres Bakal Berlangsung Lama

Sumatera | Senin, 16 Januari 2023 | 11:46 WIB

PDIP Kejang-kejang! 8 Parpol Bersatu Siapkan Cawapres Pendamping Anies, Benarkah?

PDIP Kejang-kejang! 8 Parpol Bersatu Siapkan Cawapres Pendamping Anies, Benarkah?

Sumatera | Senin, 16 Januari 2023 | 10:18 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×