Suara Sumatera - Baru-baru ini pemilik akun Twitter @septiadp yang mengaku sebagai mantan karyawan Henry Kurnia Adhi alias Jhon LBF membongkar sifat sang pengusaha.
Pemilik akun menuding Jhon LBF arogan dan suka memotong gaji. Namun demikian, pengakuan pemilik akun ditepis oleh salah satu karyawan yang masih bekerja di perusahaan Jhon.
Dilihat dari video yang diunggah oleh akun TikTok @yolandafbry, wanita itu mengaku setiap perusahaan memiliki peraturan masing-masing.
"Hai kak aku mau izin klarifikasi. Aku adalah salah satu karyawannya pak Jhon LBF. Aku mau klarifikasi mengenai potong gaji, sekarang semua perusahaan punya rulesnya masing-masing. Misalnya kalau kalian punya kesalahan, kalian dipotong gaji menurut aku itu wajar. Jadi kalau mantan karyawan itu nggak terima kan bisa tinggal resign dan nggak perlu menjelekkan perusahaan tersebut," kata wanita itu dikutip Selasa (24/1/2023).
"Karena semua perusahaan mempunyai rules masing-masing. Kecuali pak Jhon potong gaji tanpa alasan. Ini ada alasannya ya, karena mantan karyawan tersebut melakukan kesalahan," sambungnya.
Wanita tersebut meminta para nitizen untuk tidak melihat dari satu sisi saja.
"Jadi para netizen be wise karena kenapa kalian nggak bisa cuma lihat dari satu screnshoot aja. Kalian kan nggak tahu chat yang di atas seperti apa,” ujarnya.
"Dan paling enaknya jobdesknya dia itu sebenarnya cuma follow up klien dapet gaji 20 sampai 30 juta. Terus karena kesalahan sendiri di potong marah," ungkapnya.
Soal handphone stanby 24 jam, wanita tersebut mengaku tidak semua karyawan seperti itu. Dirinya menjelaskan bahwa mantan karyawan itu merupakan seorang marketing.
Baca Juga: NCT 127 Guncang Panggung Neo City: The Link di Chile, Dibanjiri 10 Ribu Fans
"Dan aku mau klarifikasi juga mengenai kerja 24 jam, nggak semuanya 24 jam. Kalau kalian mau ibadah, kalian mau makan, kalian mau mandi nggak mungkin juga pak Jhon itu nyuruh kalian stand by handphone. Kenapa harus standby, karena salah satu mantan karyawan itu adalah marketing. Marketing itu jobdesknya adalah membalas klien dengan fast respon," ungkapnya.
Dirinya juga meminta agar mantan karyawan itu tidak menjelekkan perusahaan tempatnya pernah bekerja.
"Jadi buat pelajaran jangan pernah menjelekkan yang sebelumnya kamu bekerja
di situ. Karena kenapa, rezeki kamu dari situ, makan kamu dari situ juga," cetusnya.
Video wanita tersebut mendapat beragam komentar dari nitizen.
"Wihh pak John bangga liatt ini akan dapat gaji tambahan ni si kaka," tulis nitizen.
"Biar naik pangkat ya...kamu," tulis nitizen lainnya.