CEK FAKTA: Benarkah PDIP Di-blacklist Tak Bisa Usung Capres gegara Ucapan Megawati?

Suara Sumatera

Rabu, 01 Maret 2023 | 08:28 WIB
CEK FAKTA: Benarkah PDIP Di-blacklist Tak Bisa Usung Capres gegara Ucapan Megawati?
Ilustrasi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. ([YouTube])

Suara Sumatera - Media sosial dihebohkan dengan sebuah unggahan yang menyebut bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dipanggil Bawaslu. 

Dalam narasi pada thumbnail video, menyebut pemanggilan tersebut buntut dari ucapannya yang mengakibatkan Bawaslu mem-blacklist PDI Perjuangan.

Gara-gara itu, PDIP diklaim tidak bisa mengusung calon presiden (capres) pada pemilihan presiden atau Pilpres yang digelar pada tahun 2024 mendatang.

Adapun narasinya video yang dibagikan sebuah akun Facebook sebagai berikut:

“M£gwti Di Panggil B4waslu: Bvntut Uc4pan Ketumny4 P-di Bak4l Di Blackl1st Dari P1lpres.” demikian dikutip pada Rabu (1/3/2023).

Sementara pada thumbnail video, si pengunggah menyematkan kalimat sebagai berikut, “Buntut Hinaannya!! Mak Mega Di Panggil Bawaslu PD1 Bakal Di Blacklist Dari Peserta Pilpres Tak Bisa Usung Capres”.

Lantas benarkah klaim yang menyatakan bahwa PDI Perjuangan di-blacklist dari Pilpres 2024?

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Tim Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, narasi yang menyebut PDIP di-blacklist dari peserta Pilres dan tak bisa usung Capres 2024 merupakan klaim yang salah. 

Faktanya, tidak ada pemberitaan valid yang membenarkan klaim tersebut. Hasil penelusuran pada gambar thumbnail yang menunjukkan Megawati sedang bertemu pimpinan Bawaslu tersebut telah disunting, foto asli identik dengan yang dipublikasi pada laman bawaslu.go.id.

baca juga

Gambar tersebut diambil ketika pimpinan Bawaslu periode 2017-2022 yakni Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja menghadiri rapat tripatrit bersama IFES dan DFA secara virtual, pada 19 Mei 2021. Tidak ada kaitannya dengan Megawati.

Selai itu, tidak ditemukan pembahasan mengenai hukuman dari Bawaslu terhadap PDI Perjuangan akibat dari perkataan Megawati. 

Narator dalam video hanya membacakan artikel yang dipublikasi oleh tvonenews.com terkait tanggapan Megawati yang disebut tidak Islami karena pernyataannya yang menyinggung ibu-ibu pengajian.

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan, PDI Perjuangan di-blacklist dari peserta Pilpres 2024 sehingga tidak bisa usung capres adalah tidak benar. 

Video dengan narasi tersebut masuk kategori konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diingatkan Jangan Serobot Ganjar Pranowo dari PDIP, PAN: Salahnya Dimana?

Diingatkan Jangan Serobot Ganjar Pranowo dari PDIP, PAN: Salahnya Dimana?

Kotak Suara | Rabu, 01 Maret 2023 | 04:50 WIB

Golkar Belum Goyah Ajukan Airlangga Jadi Capres, Meski Partai Sekoalisi Isyaratkan Ganjar-Erick

Golkar Belum Goyah Ajukan Airlangga Jadi Capres, Meski Partai Sekoalisi Isyaratkan Ganjar-Erick

Kotak Suara | Selasa, 28 Februari 2023 | 22:02 WIB

Sindir Ibu-Ibu Suka Mengaji, Megawati Soekarnoputri Bimbang Karena Elektabilitas Puan Maharani Tak Naik-Naik

Sindir Ibu-Ibu Suka Mengaji, Megawati Soekarnoputri Bimbang Karena Elektabilitas Puan Maharani Tak Naik-Naik

Sumatera | Selasa, 28 Februari 2023 | 20:27 WIB

Terkini

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

×