Beda Jauh dengan Mgdalenaf, Begini Cara Pak Bondan Maknyus Hargai Bisnis Kuliner

Suara Sumatera Suara.Com
Kamis, 06 April 2023 | 17:48 WIB
Beda Jauh dengan Mgdalenaf, Begini Cara Pak Bondan Maknyus Hargai Bisnis Kuliner
Ilustrasi Bondan Winarno. Beda sikap Bondan Winarno dengan Mgdalenaf. (Instagram/maknyusbw)

Suara Sumatera - Food vlogger Mgdalenaf ramai diperbincangkan netizen di media sosial karena tak ingin membayar makanan yang diulas.

Merasa sebagai Food Vloger terkenal, Mgdalenaf mengandalkan jumlah pengikut di media sosial sebagai modal untuk mengulas makanan. 

Hal ini berbeda jauh dengan food vloger senior dan legenda Bondan Winarno. Konten kreator dengan akun Tiktok @candritok menceritakan pengalamannya berbisnis kuliner dengan Pak Bondan.

Dalam video yang diunggah kembali akun @bundsthetic ini, kreator tersebut mengatakan, Pak Bondan memiliki level tersendiri dalam memberikan rangking makanan yang diulas.

“Pertama kode penilaian makanan Pak Bondan, maknyus ada di level tertinggi, di bawahnya top markotop, di bawahnya lagi ada sip markosip,” ucap kreator dengan akun @candritok itu beberapa waktu lalu.

Jika makanan yang dikonsumsi tidak enak, Pak Bondan tidak akan mengatakannya di depan kamera. Bagi Bondan, orang yang memasak di dapur pasti tidak ingin membuat makanan yang tidak enak.

“Pak Bondan tidak akan pernah di depan kamera mengatakan sebuah makanan itu tidak enak karena menurut Pak Bondan gak ada orang yang masuk ke dapur merencanakan untuk memasak sesuatu yang enggak enak, yang biasa terjadi adalah kecelakaan, ketidaktelitian, dan atau bahkan kurang pengalaman,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Pak Bondan juga tidak ingin jika makanannya digratiskan meskipun untuk kebutuhan syuting. Oleh sebab itu, ia akan selalu membayar makanannya itu kepada pihak restoran

“Setiap kali Pak Bondan mengunjungi restoran apakah untuk kebutuhan syuting atau makan biasa, pak Bondan tidak akan pernah mau jika pemilik restoran menggratiskan menu yang dia pesan,” ujar kreator itu.

Baca Juga: CEK FAKTA: FIFA Usulkan Israel dan Palestina Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030?

Ia bahkan memiliki pengalaman di mana pemilik restoran memaksa agar Pak Bondan tidak membayar makanan itu. Namun, ia tetap memaksa membayar. Bahkan, dirinya meminta hanya diberi diskon kecil, yang penting dirinya tetap membayar makanan itu.

Hal ini karena menurut Pak Bondan, bisnis tetaplah bisnis. Oleh sebab itu, ia tidak ingin diperlakukan secara khusus

“Gua pernah mengalami langsung ketika gua dan pak Bondan sedang makan di kawasan Alam Sutera dan waktu itu pemilik restoran terus-menerus memaksa untuk menggratiskan menu yang kami pesan,” jelas kreator tersebut.

“Pak Bondan bilang dia hanya mau menerima diskon kecil, tapi tidak mau kalau menu digratiskan. Karena bagi pak Bondan, bisnis adalah bisnis, dia tidak mau perlakukan khusus, walaupun masyarakat Indonesia menganggap dia sebagai pakar kuliner,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI