Dokter Paru: Tembakau Alternatif Hasilkan Uap Air

Suara Sumatera | Suara.com

Minggu, 16 April 2023 | 15:26 WIB
Dokter Paru: Tembakau Alternatif Hasilkan Uap Air
ilustrasi rokok elektrik. (pixabay)

Suara Sumatera - Dokter spesialis paru menyebut tembaku  alternatif berbeda dengan rokok konvensional karena hanya menghasilkan uap air atau aerosol.

Demikian dikatakan oleh dokter spesialis paru, dr Yahya Sp.P melansir dari Antara, Minggu (16/4/2023). 

"Ini dikarenakan produk tersebut menerapkan sistem pemanasan pada suhu yang terkontrol, bukan melalui proses pembakaran dan tidak menimbulkan asap seperti pada rokok," katanya. 

Oleh karena itu, produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin, dan rokok elektrik memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok.
 
Produk ini dapat digunakan bagi perokok dewasa sebagai pilihan untuk beralih dari kebiasaannya.
 
"Karena dia hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan kedua tidak menyebabkan gigi kuning. Ketiga tidak menyebabkan orang sekitarnya (jadi) perokok pasif," ujarnya. 

Kandungan dalam rokok seperti TAR dapat masuk ke rongga mulut dan lapisan terluar gigi, enamel, sehingga membuatnya berwarna kekuningan atau kecokelatan.
 
Nikotin bersifat adiktif atau dapat menyebabkan ketergantungan, namun bukan penyebab utama penyakit berbahaya terkait kebiasaan merokok.
 
Pandangan itu diperkuat penjelasan dari Cancer Research UK, organisasi penelitian kanker independen dari Inggris. Berdasarkan laman resminya, nikotin bukan pemicu utama berbagai penyakit berbahaya terkait kebiasaan merokok seperti kanker. Pemicu utama dari penyakit berbahaya itu adalah TAR, senyawa yang timbul dari proses pembakaran pada rokok.
 
Mengacu National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker paru, emfisema, atau masalah paru-paru lainnya. Dari sekitar 7 ribu bahan kimia yang ada di dalam asap rokok, 2 ribu di antaranya terdapat pada TAR.
 
Ahli Toksikologi dan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) dr. Shoim Hidayat menambahkan, nikotin selama ini dianggap sebagai sumber masalah kesehatan pada rokok ketimbang TAR. Padahal, faktanya TAR yang merupakan penyebab timbulnya berbagai penyakit yang berkaitan dengan aktivitas merokok.
 
"Jadi, nikotin sama sekali bukan karsinogen. Bahan-bahan karsinogen adanya di dalam TAR," katanya.
 
Sebagai langkah antisipatif, Shoim menyarankan perokok dewasa untuk berhenti merokok agar mengurangi paparan TAR. Jika sulit, perokok dewasa dapat beralih ke produk tembakau alternatif.
 
Produk ini menerapkan sistem pemanasan sehingga menghasilkan uap air (aerosol). Oleh karena itu, profil risikonya jauh lebih rendah daripada rokok.
 
"Potensi untuk terjadinya penyakit akibat bahan kimia sangat ditentukan oleh kadarnya. Kalau sangat besar maka berpotensi menimbulkan penyakit. Jadi, kalau yang masuk itu kecil, ya potensinya kecil," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apakah Produk Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko? Ini Kata Dokter Spesialis Paru

Apakah Produk Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko? Ini Kata Dokter Spesialis Paru

Health | Sabtu, 15 April 2023 | 11:00 WIB

Pakar Nilai Negara Terkesan Ditekan Asing Dalam Setarakan Tembakau dengan Narkotika

Pakar Nilai Negara Terkesan Ditekan Asing Dalam Setarakan Tembakau dengan Narkotika

Bisnis | Jum'at, 14 April 2023 | 14:01 WIB

Bakal Disetarakan dengan Narkotika, Gimana Nasib Industri Tembakau?

Bakal Disetarakan dengan Narkotika, Gimana Nasib Industri Tembakau?

Bisnis | Jum'at, 14 April 2023 | 05:31 WIB

Gaduh RUU Omnibus Law Kesehatan, Industri Tembakau juga Kena Getahnya

Gaduh RUU Omnibus Law Kesehatan, Industri Tembakau juga Kena Getahnya

Bisnis | Kamis, 13 April 2023 | 11:25 WIB

Ini Dampak Jika Tembakau Disejajarkan dengan Narkotika

Ini Dampak Jika Tembakau Disejajarkan dengan Narkotika

Bisnis | Rabu, 12 April 2023 | 15:01 WIB

Terkini

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

Bongkar LHKPN Gibran Terbaru: Kekayaan Tambah Rp1,6 M, Nilai Mobil dan Motor Justru Tenggelam

Bongkar LHKPN Gibran Terbaru: Kekayaan Tambah Rp1,6 M, Nilai Mobil dan Motor Justru Tenggelam

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:32 WIB

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB

Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang

Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang

Kaltim | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:26 WIB

Eks Man United Tuding Enzo Fernandez Biang Kerok Kegagalan Chelsea di Final Piala FA

Eks Man United Tuding Enzo Fernandez Biang Kerok Kegagalan Chelsea di Final Piala FA

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:20 WIB

Dua Kata Pangeran William Usai Pep Guardiola Bawa Manchester City Juara Piala FA

Dua Kata Pangeran William Usai Pep Guardiola Bawa Manchester City Juara Piala FA

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:12 WIB

4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:09 WIB

Noah Kahan: Out of Body, Bukan Soal Tenar, tapi Tentang Bertahan Setelahnya

Noah Kahan: Out of Body, Bukan Soal Tenar, tapi Tentang Bertahan Setelahnya

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:05 WIB

Manchester City Juara Piala FA, Rodri Tebar Ancaman ke Arsenal: Awas Terpeleset Lagi!

Manchester City Juara Piala FA, Rodri Tebar Ancaman ke Arsenal: Awas Terpeleset Lagi!

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:02 WIB

Media Jerman Puji Habis Kevin Diks: Kokoh di Belakang, Mematikan di Depan

Media Jerman Puji Habis Kevin Diks: Kokoh di Belakang, Mematikan di Depan

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:52 WIB