Suara Sumatera - Permintaan maaf Inara Rusli, istri Virgoun, mengenai orang ketiga dalam rumah tangganya ternyata belum membuat Tenri Anisa puas.
Milano Lubis, pengacara Tenri Anisa, merasa masih ada yang kurang dari permintaan maaf Inara Rusli. Hal ini terkait tidak adanya klarifikasi mengenai status Tenri Anisa dalam hubungan rumah tangga Inara dan Virgoun.
"Permohonan maafnya itu bagi kami masih kurang, dia minta maaf itu adalah masalah pencatutan nama, mestinya diperjelas pencatutan yang mana?," terang Milano.
Pencatutan nama ini menurut Milano terkait tudingan Tenri Anisa adalah selingkuhan Virgoun. Menurut Milano, Inara Rusli tidak mengklarifikasi hal itu dalam permintaan maafnya.
"Masalahnya ini sudah merusak harga diri klien kami dengan ada stigma pelakor itu, bayangkan anak umur 23 tahun sudah distigma sebagai pelakor. Ini apa tidak dipikirkan masa depannya seperti apa, hancur keluarganya seperti apa," ujar Milano.
Karena itu Milano meminta Inara Rusli untuk mempertegas pernyataannya apakah Tenri Anisa merupakan pelakor atau bukan.
"Apakah cuma dengan minta maaf karena pencatutan nama seharusnya dijelaskan klien kami sebagai pelakor atau bukan," terang Milano.
"Kuncinya paling penting Mbak Inara punya bukti perselingkuhan antara mereka berdua kalau kita minta," imbuhnya.
Meski begitu, Tenri Anisa berterima kasih atas permohonan maaf Inara Rusli. Ia berharap bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini.
"Permohonan maaf yang dilakukan Mbak Inara kami berterima kasih, tapi mohon maaf kami akan tetap bawa ke jalur hukum dulu, nanti ada restorative justice. Kami pengin duduk bareng dengan Mbak Inara biar jelas," ucap Milano.
Sebagai informasi, surat perjanjian Virgoun dan Inara Rusli di 2021 yang disebarkan oleh Inara di Instagram menjadi motif utama somasi yang dilakukan Tenri Ajeng Anisa.
Imbasnya, Tenri merasa nama baiknya tercemar dan dihujat warganet. Padahal, ia merasa dirinya tidak pernah menjadi selingkuhan Virgoun seperti yang dituduhkan Inara.