Cerita Ariful Bahri, Pria asal Riau yang Jadi Pengisi Kajian di Masjid Nabawi

Suara Sumatera

Minggu, 11 Juni 2023 | 12:50 WIB
Cerita Ariful Bahri, Pria asal Riau yang Jadi Pengisi Kajian di Masjid Nabawi
Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi, Sabtu (22/10/2022). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga]

Suara Sumatera - Seorang pria asal Riau, Ariful Bahri menjadi pengisi kajian keislaman di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Ariful Bahri kini fokus mengkaji seputar manasik haji dan hal lain yang ingin diketahui jamaah, yang mayoritas adalah Indonesia di musim haji tahun sekarang.

Lulusan S1 sampai S3 jurusan Syari'ah Universitas Islam Madinah (UIM) tersebut mengisi kajian di pintu (gate) 19, tak jauh dari pintu utama Masjid Nabawi.

Selain Indonesia, kajiannya juga dihadiri jamaah dari sejumlah negara lain, seperti Malaysia, Filipina atau Brunai Darussalam.

Kajiannya fokus dua hal, yaitu keutamaan Kota Madinah dan sejarahnya, sedangkan saat musim haji, seperti sekarang ini, fokus kajiannya pada soal seputar manasik haji.

Penyajian materi yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia, menjadikan peserta mudah mencerna dan memahami materi yang disampaikan Ariful Bahri.

Setiap hari, Ariful mengisi kajian keislaman tanpa ada libur dengan jarak tempuh dari rumahnya ke Masjid Nabawi sekitar tujuh kilometer. Jarak itu bukan menjadi penghalang bagi dia untuk berbagi ilmu dengan para tamu Allah.

Karena itu, pada intinya, kalau tidak sakit atau tidak sedang pergi ke Kota ke Mekah, dia dapat dipastikan mengisi kajian di masjid bersejarah tersebut. Bahkan saat kondisi tubuh demam, dia tetap memaksakan diri pergi ke Masjid Nabawi, sehingga tidak pernah ada libur, termasuk saat Lebaran atau Idul Fitri dan Idul Adha.

Ditanya soal kisah bisa menjadi salah satu pengisi kajian di Masjid Nabawi, Ariful bercerita bahwa hal itu berawal saat ia kuliah S2 di Universitas Islam Madinah (UIM).

baca juga

Di tahun 2019, kampus UIM bekerja sama dengan pengelola Masjid Nabawi yang meminta pihak kampus mengirim mahasiswanya yang secara keilmuan mumpuni, memberikan kajian di masjid yang didirikan Rasulullah Muhammad SAW itu.

Ariful mengaku tidak tahu bagaimana proses seleksinya, karena tiba-tiba dirinya diterima untuk mengisi kajian di Masjid Nabawi. Padahal, ia tidak pernah diminta berkas apapun dan tidak ada proses seleksi lainnya di kampus.

Karena itu, pria yang mulai belajar di UIM sejak 2007 ini menganggap kesempatan dirinya mengisi kajian di Masjid Nabawi sebagai karunia besar dari Allah.

Ariful saat itu mendapatkan informasi melalui WhatsApp bahwa namanya tercatat sebagai mahasiswa UIM yang lolos mengisi kajian di Masjid Nabawi.

Ia kemudian diminta menghubungi salah seorang Syekh di Masjid Nabawi yang mengurusi bagian dakwah.

Waktu itu (saat pengumuman), dia sedang liburan di Indonesia. Maka, setelah Idul Adha langsung menemui syekh dimaksud. Ia kemudian diwawancarai oleh syekh itu terkait Bahasa Arab, hafalan Alquran, dan sebagainya.

Saat kajian di Masjid Nabawi pada Senin (6/6/2023) yang digelar setiap setelah salat Maghrib itu dihadiri ratusan peserta yang mayoritas merupakan jamaah haji asal Indonesia, yang juga diikuti Antara.

Ariful mengaku selalu senang dengan respons positif jamaah karena antusias mengikuti kajiannya dan tidak hanya duduk menunggu waktu salat Isya.

Selain mengaji Alquran, supaya tidak duduk-duduk begitu saja, jamaah haji itu mengikuti kajian.

Pada kesempatan tersebut, Ariful berpesan kepada jamaah Indonesia, khususnya yang mengikuti kajiannya, agar mereka manfaatkan waktu di Madinah dengan sebaik-baiknya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh jamaah Indonesia, selain menjalankan Arbain atau shalat fardu dalam 40 waktu. Kegiatan juga bisa diisi dengan belajar agama, seperti mengikuti kajian agama yang ia berikan.

Dengan mengikuti kajian itu, ada banyak manfaatnya bagi siapapun, agar kita menambah cinta sama Nabi Muhammad SAW.

Mengenai metode dan cara pandang yang digunakan saat mengisi kajian, pria lulusan pesantren di Riau itu mengaku, empat mazhab empat dalam Islam tidak jauh berbeda, tergantung bagaimana dirinya menyampaikan kepada para jamaah.

Ia bersyukur orang Indonesia adalah orang yang dengan mudah mau mendengarkan. Bagi dia, mazhab itu sesungguhnya tidak jauh berbeda, yang beda itu hanya cara menyampaikan kepada mereka.

Ditanya soal sukanya menjadi pengisi kajian di Masjid Nabawi, Ariful bersyukur, karena, setiap hari bisa salat di Masjid Nabawi dan bisa mengisi kajian di masjid kebanggaan umat Islam.

Dia begitu bangga dan bahagia bisa salat di Masjid Nabawi, sekaligus bisa mengajar mengaji.

Dengan dirinya menjadi pengisi materi di Masjid Nabawi, dia tentu akan membuat bangga, terutama jamaah asal Indonesia.

"Insya Allah orang Indonesia juga bangga. Ternyata ada ya orang Indonesia yang ngajar mengisi kajian di sini," katanya dikutip dari Antara.

Benar adanya. Sebut saja Eef, jamaah haji yang menjadi salah satu peserta kajian tersebut, mengaku bangga ada ustaz dari Indonesia yang berbagi ilmu keislaman di Madinah.

Eef yang datang bersama temannya ini mengaku benar-benar mencari momen tersebut, apalagi kajiannya hanya berlangsung sekitar satu jam, mulai selepas salat Maghrib sampai salat Isya.

Kajian yang dia ikuti kala itu membahas soal adab dan amalan dalam manasik haji, misalnya kalau masuk Masjid Nabawi harus membaca doa, begitu juga kalau masuk Raudah juga harus dengan berdoa.

Dalam kajian tersebut, jamaah diajarkan mengenai inti manasik agar lebih fokus beribadah di Tanah Suci, tidak ada tujuan lainnya.

Dalam kajian itu juga tidak menyinggung masalah akidah, keyakinan atau mazhab tertentu. Penyampaiannya gampang dipahami. Meskipun jamaahnya orang tua, tapi bisa menyesuaikan bahasannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Meninggal Dunia di Dalam Pesawat

Satu Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Meninggal Dunia di Dalam Pesawat

Surakarta | Minggu, 11 Juni 2023 | 12:11 WIB

Pemprov Riau Komitmen Perbaiki Jalan Rusak Akibat Truk Batu Bara di Indragiri Hulu

Pemprov Riau Komitmen Perbaiki Jalan Rusak Akibat Truk Batu Bara di Indragiri Hulu

Riau | Minggu, 11 Juni 2023 | 11:39 WIB

Penampakan Sapi Kurban Jokowi di Riau, Segini Bobotnya

Penampakan Sapi Kurban Jokowi di Riau, Segini Bobotnya

Riau | Minggu, 11 Juni 2023 | 09:08 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×