Suara Sumatera - Klub liga Arab Saudi kekinian makin dilirik penikmatnya, klub-klub Saudi Profesional League atau liga arab Saudi yang gentol memboyong pemain bintang dari Eropa.
Lalu siapakah sosok yang kerap bikin liga Arab Suadi geger dengan transferan pemain elit klub eropa ke liga Arab Saudi.
Ialah Carlo Nohra, dalang di balik pergerakan klub-klub Saudi Professional League atau Liga Arab Saudi yang gencar memboyong pemain bintang dari Eropa.
Bursa transfer musim panas dipanaskan dengan aktivitas klub-klub Eropa. Untuk tahun 2023 ini, klub-klub benua biru mendapat persaingan keras dari klub-klub Arab Saudi.
Carlo Nohra merupakan seorang pebisnis yang berasal dari negara Asia Tenggara, Singapura. Diketahui, ia saat ini berusia 55 tahun.
Carlo Nohra merupakan Direktur Eksekutif sekaligus CEO di In8 Sports, sebuah perusahaan Start-up yang bergerak di bidang olahraga.
Kiprah Carlo Nohra di olahraga sendiri terlihat dari rekam jejaknya yang sempat menjabat sebagai Wakil Presiden perusahaan strategi bermama World Sport Group di Hong Kong.
Carlo Nohra pernah menjabat sebagai Asisten Sekretaris Umum AFC atau Konfederasi Sepak Bola Asia selama enam tahun sejak 2003 hingga 2006.
Kiprahnya di AFC ini kemudian membawa Carlo Nohra menjadi CEO Liga Uni Emirat Arab yang kemudian menjadi CEO sebuah klub di negara tersebut, yakni Al Ain.
Baca Juga: WayV Tutup Fanmeeting Phantom, XiaoJun: Aku Orang Paling Beruntung di Dunia
Ya, klub-klub Arab Saudi turut menyemarakkan jagat transfer di musim panas 2023 ini dengan pergerakannya memboyong para pemain bintang dari Eropa.
Tercatat sejak Desember 2022 lalu, klub-klub Arab Saudi berani menggelontorkan banyak dana demi menggaet bintang-bintang ternama sepak bola di Eropa.
Usai kehadiran Cristiano Ronaldo pada akhir tahun 2022 lalu, klub-klub Arab Saudi berbondong-bondong memboyong nama-nama beken lainnya.
Tercatat ada Karim Benzema, N' Kante, Roberto Firmino, Kalidou Koulibaly, Edouard Mendy, Ruben Neves, dan sederet pemain lainnya.
Klub Arab Saudi masih ingin memboyong nama-nama baru seperti Romelu Lukaku, Neymar, hingga Marco Verratti.
Pergerakan klub-klub Arab Saudi dalam memboyong bintang top ini tak lepas dari dana tak terbatas yang dimiliki sejak privatisasi yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.