- Profil PT Blueray Cargo mencuat setelah terseret kasus suap impor.
- Perusahaan ini merupakan spesialis jasa impor grosir sejak tahun 2001.
- Layanan pengurusan bea cukai perusahaan kini bermasalah secara hukum.
Suara.com - Nama PT Blueray Cargo mendadak menjadi buah bibir publik, setelah menyeret nama Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi yang menyeret sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Raffi Ahmad dituding melakukan pemesanan barang melalui jasa perusahaan tersebut. Namun, suami Nagita Slavina itu telah dengan tegas membantahnya.
Lantas, sebenarnya perusahaan apa PT Blueray Cargo itu? Simak profil lengkapnya
berikut ini.
Spesialis Jasa Impor dari China ke Tanah Abang
PT Blueray Cargo bukanlah pemain baru di dunia logistik.
Berdiri sejak tahun 2001, perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari dua dekade sebagai jasa pengiriman barang grosir atau forwarder dari luar negeri menuju Indonesia.

Perusahaan ini dikenal luas sebagai spesialis pengiriman dari China, Thailand, Singapura, Korea, hingga Amerika Serikat.
Di Jakarta, Blueray Cargo telah lama menjadi kepercayaan para pedagang grosir besar di pusat perbelanjaan ternama seperti Tanah Abang dan Mangga Dua.
Bahkan, perusahaan ini juga merambah ke ekosistem digital dengan melayani para penjual di marketplace besar seperti Shopee dan Tokopedia.
Layanan Door-to-Door dan Pengurusan Bea Cukai
Salah satu keunggulan yang ditawarkan Blueray Cargo adalah layanan door-to-door.
Artinya, perusahaan mengelola seluruh proses pengiriman mulai dari pengambilan barang di gudang negara asal hingga diantarkan langsung ke alamat tujuan di Indonesia.
Selain itu, mereka menawarkan jasa pengurusan bea cukai (custom clearance) yang diklaim cepat dan efisien.
Ironisnya, layanan inilah yang kini sedang bermasalah secara hukum karena diduga melibatkan praktik suap terhadap oknum petinggi Bea Cukai untuk memuluskan importasi barang.
Sempat Dipuji karena Dukung UMKM
Pada tahun 2021, PT Blueray Cargo sempat menuai pujian berkat langkah digitalisasinya.
Mereka menyediakan aplikasi khusus yang memungkinkan pelanggan melakukan pelacakan (tracking) posisi barang secara real-time.
Langkah ini dinilai sangat membantu para pelaku UMKM untuk memantau stok barang dagangan mereka dari luar negeri dengan lebih transparan.