sumatera

4 Fungsi Bulu Kemaluan, Jangan Dicukur Bersih!

Suara Sumatera Suara.Com
Rabu, 11 Oktober 2023 | 12:22 WIB
4 Fungsi Bulu Kemaluan, Jangan Dicukur Bersih!
Ilustrasi mencukur bulu kemaluan (drobotdean on Freepik)

Suara Sumatera - Sejumlah orang menganggap bulu kemaluan mengganggu. Padahal, rambut di area intim itu bisa membantu mencegah penyakit seks menular.

Sejumlah orang mencukur habis bulu kemaluannya. Hal itu karena penampakkan bulu di area vagina atau penis terlihat tidak bersih.

Tak banyak orang menyadari bahwa mencukur bulu kemaluan justru dapat membahayakan kesehatan. Pasalnya, rambut kemaluan memiliki fungsi untuk menjaga area kemaluan dari bakteri ataupun kotoran.

Dengan adanya rambut kemaluan, ini akan menjadi penghalang bakteri atau virus yang menginfeksi area intim seseorang.

Oleh sebab itu, para ahli tidak menyarankan untuk mencukur bulu kemaluan demi menjaga kesehatan. Melansir laman Times of India, selain mencegah gatal dan masalah kulit, berikut beberapa alasan mengapa seseorang tidak disarankan untuk mencukur rambut kemaluannya.

1. Menghindari rasa gatal

Rambut kemaluan rupanya berfungsi untuk mencegah rasa gatal pada area intim. Namun, beberapa orang biasanya memilih untuk mencukurnya agar terlihat rapi dan bersih. Padahal ketika rambut kemaluan mulai tumbuh, itu akan memberikan rasa gatal yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Mencegah rambut tumbuh ke dalam

Saat mencukur area intim atau melakukan waxing, ini akan membuat sebagian rambut tersisa di bagian kemaluan. Hal ini nyatanya akan membuat rambut kemaluan justru tumbuh ke dalam. Di sisi tersebut akan menyebabkan munculnya komedo, masalah kulit, dan lain-lain pada area kemaluan.

Baca Juga: Seksolog Bongkar Fakta Pria Sulit Orgasme Ulah Sering Nonton Film Porno, Benarkah?

3. Mempertahankan suhu Miss V

Mencukur rambut kemaluan bagi wanita akan memberikan masalah pada Miss V. Pasalnya, Hal ini dapat membuat suhu miskin menjadi berubah. Selain itu, dengan adanya rambut kemaluan akan membantu menyerap keringat dan kelembaban sehingga suhu pada Miss V terkontrol dengan baik.

4. Mengurangi penyakit menular seksual

Rambut kemaluan nyatanya sangat berguna untuk mencegah seseorang dari penyakit menular seksual. Namun, dengan rambut kemaluan yang dicukur ini akan membuat bakteri maupun virus mudah untuk masuk. Hal tersebut yang membuat seseorang dapat alami penyakit menular seksual. Oleh sebab itu, tidak disarankan untuk mencukur rambut kemaluan demi menjaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI