SuaraSumedang.id - Petarung kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Jamahal Hill mengkritik dirinya sendiri saat memenangkan laga kontra jagoan asal Brasil, Thiago Santos, di helatan UFC Vegas 59, Minggu (7/8/2022), kemarin.
Jamahal Hill mengaku tak puasa dengan penampilannya di atas oktagon, kemarin. Sebetulnya, Hill menang via technikal knockout (TKO) dalam pertarungan lima ronde itu. Hill mampu menumbangkan Thiago Santos di ronde ke empat.
Namun, Hill merasa apa yang dilakukannya terlanjur berbahaya karena hanya mengandalkan saling berbalas pukulan liar dengan Thiago Santos.
Apalagi, Thiago Santos dikenal memiliki pukulan keras. Tak jarang, Santos mampu membuat lawannya tak sadarkan diri saat disabung di dalam oktagon. Bahkan, penggemar olahraga seni bela diri tarung bebas, akan tahu bagaimana mengerikannya Santos.
Santos menjadi satu di antara dua petarung yang mampu menyulitkan legenda hidup kelas berat ringan UFC, Jon Jones kala disabung di dalam oktagon.
Pada pertarungan kontra Santos, Hill merasa dirinya terlalu gegabah dengan beradu pukulan liar dengan knockout artis sekaliber Santos. Hal itu dianggapnya sangat berbahaya.
“Saya senang dengan kemenangan ini, tetapi saya tidak senang dengan penampilan saya. Saya harus kembali ke rencana yang disiapkan dan melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik. Itulah yang akan saya lakukan," kata Hill setelah laga berakhir, dikutip SuaraSumedang.id dari laman MMA Fighting.
“Selalu melihat untuk meningkatkan. Selalu perlu untuk menjadi lebih baik. Selalu. Jadi meskipun itu hal terkecil atau bisa menjadi sesuatu yang sangat kecil dan bodoh, saya masih perlu memperbaikinya.”
Pasalnya, kata dia, ketiga terlalu terbawa suasana dan tidak tenang saat bertarung di dalam oktagon, maka kemungkinan buruk bisa saja terjadi.
Pada ronde kedua hingga keempat, baik Hill ataupun Santos sama-sama melancarkan pukulan-pukulan keras. Mereka berdua mengabaikan instruksi dari pelatihnya masing-masing.
Bahkan, Santos mendapat semprotan dari pelatihnya, saat jeda setelah ronde kedua usai. Pelatih Santos meminta agar anak asuhnya menghindari adu pukul secara terbuka dengan Hill dan kembali kepada strategi yang diusung.
Alhasil, pada ronde ketiga, Santos tak meladeni baku hantam yang disiapkan Hill. Santos lebih banyak mengambil percobaan take down, yang terbukti cukup menyulitkan Hill.
Meski begitu, di ronde keempat, Santos kembali terbawa gaya bertarung Hill, di mana ia kembali meladeni adu pukulan liar dengan Hill.
Alhasil, Hill lah yang beruntung memenangkan pertarungan. Santos lebih banyak menelan pukulan keras Hill hingga membuatnya terjatuh lantas diselesaikan oleh pukulan ground and pound yang dilancarkan Hill.
Wasit pemimpin pertarungan, Herb Dean pun menghentikan pertarungan setelah melihat Santos tak lagi mampu bertahan menghindari gempuran bogem mentah Hill.