“(Saya harus) sedikit lebih sabar. Jangan terlibat dalam baku hantam seperti itu. Kadang-kadang saya memiliki kebuasan dalam diri, sehingga saya bisa tertarik ke dalamnya, jadi tetaplah disiplin. Tetap disiplin.” ujar Hill.
Berkat keberuntungannya, Hill pun mampu keluar sebagai pemenang laga itu dan dipastikan akan masuk ke peringkat lima besar petarung elit kelas berat ringan UFC. Saat ini, Hill masih menghuni peringkat 11 ranking kelas berat ringan UFC.
“Saya senang bisa menang. Saya senang bisa mewakili siapa saya sebenarnya. Saya dapat mengatakan bahwa saya tangguh," ujar petarung berusia 31 tahun itu.
Setelah mengalahkan Santos, Hill pun kini merasa mampu disabung bersama pemegang sabuk emas juara kelas berat ringan UFC, Jiri Prochazka.
“Saya mengharapkan perang. Saya mengharapkan seorang pria yang berada di puncak (Jiri) dan berjuang dalam pertempuran di puncak," ucapnya.
"Saya pernah membuat kesalahan dan dia (laga kontra Santos) membuat saya membayarnya. Saya datang. Saya tidak akan berhenti," tambahnya.
Kemanangan Hill atas Santos ini semakin maramaikan bursa siapa petarung yang berhak memperebutkan titel juara kelas berat ringan UFC, melawan Jiri. Sebelumnya, petarung tangguh asal Dagestan, Magomed Ankalaev berhasil mengalahkan mantan kontender kelas berat ringan UFC, Anthony Smith Di UFC 277, pada pekan lalu.