Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Sumedang Bakal Bangun Kawasan Industri Hasil Tembakau

Suara Sumedang

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:04 WIB
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Sumedang Bakal Bangun Kawasan Industri Hasil Tembakau
ilustrasi petani tembakau (ANTARA FOTO/Rahmad/aww)

SuaraSumedang.id - Guna menekan peredaran rokok ilegal, Pemerintah Kabupaten Sumedang menyusun rencana pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di wilayahnya.

Satu di antara upaya menekan peredaran rokok ilegal tersebut, sebanyak 40 petani tembakau mengikuti kegiatan Studi Tiru di KIHT Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengatakan, kunjungan ke Kawasan Industri Hasil Tembakau, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dalam rangka penyusunan rencanan pembangungan KIHT di Kabupaten Sumedang.

Melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Dikoperindag UKM) Kabupaten Sumedang, 40 petani pun diberangkatkan ke Kabupaten Kudus.

Erwan menilai, Kawa Industri Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus bisa menjadi percontohan bagi daerah lain termasuk Sumedang.

Oleh karena itu, Wabup Erwan, bersama rombongannya mengunjungi Kabupaten Kudus dalam rangka menimba ilmu terkait KIHT. 

"Kami menganggap KIHT ini merupakan salahsatu solusi dalam mengatasi peredaran rokok ilegal dengan memfasilitasi para pelaku usaha untuk berproduksi secara legal dengan memberdayakannya, di bawah naungan KIHT," kata Wabup Sumedang, Erwan Setiawan, dikutip dari laman Sumedangkab.go.id.

Lanjut Wabup, keberadaan KIHT ini juga selanjutnya dapat meningkatkan penerimaan pendapatan negara, berupa DBHCHT dan pajak rokok.

"Kami berharap, setelah adanya KIHT setiap pelaku usaha tembakau dan rokok di Sumedang dapat melengkapi legalitas usahanya, agar kedepan tidak terjadi lagi pelanggaran hukum. Apalagi sampai berhadapan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) hingga merugikan negara," pungkasnya.

baca juga
Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, menyusun rencana pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau di Sumedang guna menekan peredaran rokok ilegal. [Sumedangkab.go.id]

Di samping itu, mengadakan kegiatan Training of Trainer dan Bimbingan Teknis Intelijen Penertiban dan Pengendalian Peredaran Rokok Tanpa Cukai yang diikuti anggota Satpol PP Kabupaten Sumedang, di Hotel Kencana Jaya, Sumedang, Jawa Barat.

Wabup Erwan, meminta agar semua anggota Satpol PP dapat melaksanakan penindakan di lapangan, dengan tegas tetapi tetap humanis dengan menjaga kondusifitas.

“Saya mengingatkan agar dalam upaya pemberantasan rokok tanpa cukai ini dilakukan secara tegas, namun tetap humanis. Kita dapat memilih cara penyampaian yang komunikatif dan persuasif,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan sungguh-sungguh sehingga informasinya dapat tersampaikan dengan baik.

“Saya ingin para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Agar apa yang disampaikan oleh para narasumber ini dapat di mengerti dengan baik, sehingga nanti ketika di lapangan tidak sampai salah dalam penerapannya nanti,” ungkapnya.

Lanjut Wabup, melalui bimtek tersebut, diharapkan para peserta dapat lebih meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan wawasan tentang peraturan dan ketentuan di bidang cukai serta pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal.

“Minggu lalu kita memberikan bimtek kepada para kepala desa, sekarang kepada Satpol PP.  Saya berharap mereka memahami dan bisa membedakan mana pita cukai yang asli dan yang palsu, penggunaan pitabekas atau yang tidak sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Erwan menegaskan, jika sampai ada anggota Satpol PP yang “bermain” dalam penegakan aturan di lapangan, akan diberikan sanksi atau tindakan yang sangat tegas.

“Saya tidak akan pandang bulu. Kita akan berikan sanksi yang sangat tegas. Tidak hanya kepada masyarakat dan kepada penjual kita berikan sanksi. Kepada petugas yang berani bermain pun akan ditindak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganti Rugi Lahan Tol Cisumdawu Belum Dirasakan, Warga Sumedang Lakukan Aksi Mogok Makan hingga Tutup Mulut

Ganti Rugi Lahan Tol Cisumdawu Belum Dirasakan, Warga Sumedang Lakukan Aksi Mogok Makan hingga Tutup Mulut

Sumedang | Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:12 WIB

Lomba Makan Tahu Sumedang dan 17 Cabai Turut Memeriahkan HUT ke-77 RI

Lomba Makan Tahu Sumedang dan 17 Cabai Turut Memeriahkan HUT ke-77 RI

Sumedang | Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:53 WIB

Jadwal Samsat Keliling Sumedang Hari Ini Ada di Dua Lokasi

Jadwal Samsat Keliling Sumedang Hari Ini Ada di Dua Lokasi

Sumedang | Selasa, 16 Agustus 2022 | 06:31 WIB

Aksi Mogok Makan hingga Tutup Mulut, Ini Tuntutan Warga Sumedang Terdampak Tol Cisumdawu

Aksi Mogok Makan hingga Tutup Mulut, Ini Tuntutan Warga Sumedang Terdampak Tol Cisumdawu

Purwasuka | Senin, 15 Agustus 2022 | 22:49 WIB

Terkini

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:49 WIB

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:38 WIB

GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha

GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Penjualan Eceran Juli 2026 Diprediksi Tumbuh 0,9 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Penopang

Penjualan Eceran Juli 2026 Diprediksi Tumbuh 0,9 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Penopang

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:17 WIB

WNI Jadi Korban Tewas! Ini Kronologi Kapal Kargo Diserang Rudal di Selat Bab el-Mandeb

WNI Jadi Korban Tewas! Ini Kronologi Kapal Kargo Diserang Rudal di Selat Bab el-Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Duel 2 Serum Wardah untuk Atasi Jerawat: Acne Care vs Acne Relief, Mana yang Beri Hasil Instan?

Duel 2 Serum Wardah untuk Atasi Jerawat: Acne Care vs Acne Relief, Mana yang Beri Hasil Instan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Bintang Harry Potter Cuan Besar Gabung OnlyFans, Gaji 12 Bulan Setara Main Film Bertahun-tahun

Bintang Harry Potter Cuan Besar Gabung OnlyFans, Gaji 12 Bulan Setara Main Film Bertahun-tahun

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:11 WIB

×