SuaraSumedang.id - Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seski 2 Pamulihan-Sumedang Kota, dan seksi Sumedang Kota-Cimalaka telah digelar pada 1-2 November 2022.
Tim Uji Laik Fungsi (ULF) Jalan Tol Cisumdawu kemudian mengeluarkan rekomendasi untuk ditindaklanjuti pengelola tol sebagai persyaratan sebelum dioperasikannya Jalan Tol Cisumdawu.
Pihak ULF menyampaikan, melalui media sosial Instagram resminya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat.
"Tol Cisumdawu Seksi II dan III sepanjang 21,1 kilometer (km) yang terdiri dari seksi 2 (Pamulihan-Sumedang) sepanjang 17,05 km, dan Seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) sepanjang 4,05 km telah selesai dilaksanakan Uji Laik Fungsi pada Rabu (2/11/2022)," demikian keterangan BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat, dikutip dari Sabtu (5/11/20220).
Kegiatan Uji Laik Fungsi dilaksanakan untuk memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan, dan fasilitas perlengkapan jalan yang ada di ruas Jalan Tol dapat terpenuhi dengan baik sesuai ketentuan dan kriteria yang berlaku, terutama aspek keselamatan lalu lintas.
Berdasarkan catatan atau rekomendasi Tim ULF yang terdiri dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Korlantas Polri, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan melakukan perbaikan di lapangan sebagai persyaratan sebelum difungsikan atau dioperasikannya Jalan Tol Cisumdawu.
Kemudian, pihaknya akan melakukan sosialisasi operasional Jalan Tol Cisumdawu kepada pengguna jalan.
"Diharapkan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2-3 sudah dioperasikan untuk mendukung jalur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023," tambah keterangan tersebut.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengupayakan, Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2-3, dan 4 bisa dioperasikan paling lambat Desember 2022.
Baca Juga: Bocorkan Kronologis CLBK dengan Mantan, Nathalie Holscher Tak Segan Puji Faris: Suka Perhatian
"Ini harus diupayakan sekuat tenaga untuk menyelesaikan main road pada semua Seksi 2, 3, dan 4. Kita upayakan Insya Allah bisa selesai dan dioperasikan selambatnya Desember 2022," kata Menteri Basuki, dikutip dari laman resmi PUPR, Sabtu (5/11/2022).
Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.(*)