SuaraSumedang.id - Kesehatan memang merupakan hal yang sangat penting, baik secara fisik, mental, maupun sosial, tak jarang orang tidak sadar ia terkena penyakit mental disorder.
Beberapa tahun belakangan ini masih banyak ditemukan issue mengenai penyakit mental disorder.
Lantas seperti apa penyakit mental disorder, dan bagaimana ciri-cirinya serta cara mengatasinya? Temukan jawabannya dibawah ini
Mental disorder merupakan gangguan yang disebabkan gagalnya reaksi mekanisme adaptasi dari fungsi kejiwaan terhadap efek dari luar.
Untuk mencegah terjadinya mental disorder, penting untuk mengetahui apa saja gejalanya dan bagaimana cara mengatasinya.
Gejala Mental Disorder
· Merasa takut melakukan aktivitas sosial
· Tak dapat mengendalikan diri
· Perubahan perilaku yang berlebihan
· Sering merasa sedih dan tidak memiliki harapan
· Sering mengalami ketakutan tanpa alasan
· Mood swing
· Ditandai perubahan pola makan ekstrem
· Muncul niat mengakhiri hidup alias bunuh diri
· Sulit konsentrasi
Penyebab Mental Disorder
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan penyakit mental disorder
1. Peristiwa yang sangat menekan
Beberapa peristiwa juga membuat orang tertekan hingga mengalami gangguan jiwa. Biasanya peristiwa yang dapat menimbulkan guncangan hebat di dalam diri. Misalnya seperti peristiwa kematian orang yang dicintai, kehilangan banyak uang, kesepian, masalah rumah tangga, trauma, kekerasan, dan sebagainya.
2. Latar belakang keluarga yang sulit
Biasanya memiliki memori masa kecil yang tidak bahagia karena adanya kekerasan atau penelantaran.
3. Hereditas atau genetik
Faktor genetik juga bisa menjadi penyebab penyakit mental disorder ini.
4. Gangguan medis atau penyakit fisik
Penyakit seperti penyakit hati atau gagal ginjal juga dapat menjadi penyebab mental disorder. Beberapa jenis obat juga dapat menimbulkan depresi
Cara Mengatasi Mental Disorder
1. Melakukan psikoterapi dengan mengungkapkan perasaan yang dimiliki serta meminta saran untuk mengatasi hal tersebut. Dengan begitu si pengidap akan merasa memiliki media untuk menyalurkan apa yang mereka rasa.
2. Mengonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan, karena obat ini biasanya berfungsi untuk mengubah senyawa kimia yang ada pada otak.
Untuk pengidap mental disorder jangan pernah takut atau malu untuk pergi ke psikiater. Lebih baik berobat daripada takut dan malu hanya karena mendengar perkataan orang lain. Semangat. (*)