Diguncang Gempa, Begini Keterangan Saksi Mata WNI di Turki

Suara Sumedang

Rabu, 08 Februari 2023 | 21:37 WIB
Diguncang Gempa, Begini Keterangan Saksi Mata WNI di Turki
Gempa di Turki dan Suriah ; Begini kata WNI soal bencana gempa di Turki (Suara.com/ILYAS AKENGIN/AFP)

SuaraSumedang.id - Suriah dan Turki sama-sama menjadi subjek berita yang menyedihkan.

Pada Senin dini hari waktu setempat, gempa bermagnitudo 7,8 mengguncang kota Gaziantep, Turki selatan, yang berbatasan langsung dengan Suriah.

Mayoritas penduduk kota tengah tertidur lelap ketika gempa bumi dahsyat melanda, mengejutkan mereka dan bahkan merenggut sekitar 4000 nyawa.

Bersamaan dengan rumah penduduk, banyak apartemen, gedung perkantoran, dan bangunan tinggi lainnya juga runtuh pada saat yang sama, memutus akses ke kota yang berjarak sekitar 1.100 mil dari ibukota Turki.

Sejumlah warga negara Indonesia juga turut mengalami musibah. Salman Al-Farisi Dzaky adalah salah satunya, dia menjelaskan saat-saat menakutkan setelah gempa, serta keadaan pascabencana yang membuat takut penduduk.

Menurut informasi terbaru setelah gempa pada 7 Februari 2023, setidaknya 4.000 orang telah dipastikan meninggal dunia dan 15.000 lainnya menderita luka-luka.

Salman juga berbicara tentang bagaimana bencana mengerikan itu masih membuatnya ingat betapa paniknya saat itu. Salman berusaha menyelamatkan dirinya sendiri bersamaan dengan banyak orang lainnya.

“Jadi kemarin itu hari senin jam 3 lebih, mungkin jam setengah 4, itu mulai ada guncangan sedikit tapi seiring berjalannya waktu, 2 detik 3 detik kemudian tiba-tiba membesar. 30 menit kemudian itu ada gempa susulan lagi, hampir sama kencangnya cuman gak selama yang pertama kali gempa, dan sesudahnya itu jam 12 siang ada lagi susulan yang cukup besar, 5,5 skala richter. Sesudahnya ada gempa-gempa kecil tapi berurutan, jadi kaya seringkali terjadi. Waktu terjadinya gempa, aku sebenarnya langsung gak mikir apa-apa, langsung keluar dari gedung,” jelas Salman Al-Farisi Dzaky, salah satu WNI di Turki.

Kesedihan itu begitu besar, dimana mereka mendengar lebih dari sekadar dentuman bangunan yang runtuh akibat gempa. Namun, teriakan dan permohonan pertolongan masyarakat juga terdengar menyayat hati karena betapa memilukan tangisan anak-anak yang terhimpit di dalam bangunan memohon untuk diselamatkan.

baca juga

Selain itu, viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang bocah yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan meminta bantuan sambil mengucapkan syahadat dengan pasrah.(*)

Sumber: Intens Investigasi

Kontributor: Finka Ishviani Larytha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Breaking News! Seorang WNI Dilaporkan Menjadi Salah Satu Korban Tewas Gempa Turki

Breaking News! Seorang WNI Dilaporkan Menjadi Salah Satu Korban Tewas Gempa Turki

Sumedang | Rabu, 08 Februari 2023 | 19:25 WIB

KBRI Ankara Evakuasi 123 WNI di Wilayah Gempa Turki

KBRI Ankara Evakuasi 123 WNI di Wilayah Gempa Turki

Sumbar | Rabu, 08 Februari 2023 | 19:28 WIB

Di Balik Tragedi Gempa Dahsyat Turki, Ternyata Ini Penyebabnya

Di Balik Tragedi Gempa Dahsyat Turki, Ternyata Ini Penyebabnya

Sumedang | Selasa, 07 Februari 2023 | 21:39 WIB

Gempa 7.8 Magnitudo Guncang Turki, 1800 Orang Tewas dan Ribuan Lainnya Luka-Luka

Gempa 7.8 Magnitudo Guncang Turki, 1800 Orang Tewas dan Ribuan Lainnya Luka-Luka

Sumedang | Senin, 06 Februari 2023 | 21:30 WIB

Terkini

Review Serial Musafir Cafe: Balada Cinta, Ambisi Karier, serta Pengorbanan

Review Serial Musafir Cafe: Balada Cinta, Ambisi Karier, serta Pengorbanan

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:35 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG, Tak Dapat Bayaran

BGN Tutup 833 Dapur MBG, Tak Dapat Bayaran

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:33 WIB

Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang

Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 15:33 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:32 WIB

Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi

Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 15:32 WIB

In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!

In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:31 WIB

Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari

Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari

Bogor | Senin, 27 Juli 2026 | 15:27 WIB

Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang

Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:26 WIB

4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari

4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 15:25 WIB

Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa

Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:24 WIB

×