SuaraSumedang.id- Puasa sebentar lagi, bulan suci Ramadhan bagi umat muslim sangatlah istimewa. Melakukan ibadah puasa adalah hukum wajib bagi umat muslim seluruh dunia. Arti wajib sendiri adalah apabila diakukan akan mendapat pahala dan apapabila ditinggalkan akan mendapat dosa.
Dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman:
“Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumu-shiyam, kama kutiba ‘alaladzina min qablikum la’allakum tattaqun.”
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. (Berpuasa) agar kamu bertakwa.” -Al Baqarah ayat 183.
Adapun tiga amalan pokok Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat sebagai berikut.
![Screenshot [Youtube/@AdiHidayatOfficial]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2023/02/25/1-screenshot-209.png)
1. Meningkatkan Sholat.
Meningkatkan sholat secara singkatnya adalah sholat wajib dan sunnah siang dan malam. Yang disebutkan oleh Ustadz Adi Hidayat melalui ceramah di chanel youtubenya, Ia menjelaskan bahwa pentingnya meningkatkan sholat saat bulan ramadhan. Menjelaskan bahwa melakukan sholat rawatib agar bisa menambah sholat fardhu yang kurang khusu' bisa dilakukan setelah atau sebelum sholat fardhu.
2. Banyak berinteraksi dengan Al Qur'an.
Ada tiga cara berinteraksi dengan Al Qur'an, Pertama banyak membaca. Misalkan bisa membuat target khatam dalam satu bulan dengan membagi sehari 1 jus. Kedua menkaji Al Qur'an.
Baca Juga: 5 Fakta Pria Sandera Satu Keluarga di Makassar: Pagar Rumah Dilas, Ini Pemicunya
3. Infaq
Mengapa Allah dan Rasulullah memerintahkan umatnya untuk Infaq atau bersedekah? Sebab, di dalam sedekah itu tertanam berlipat-lipat pahala.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
Artinya: "Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10). (*)