SUARASUMEDANG - Kasus penembakan Kantor MUI Pusat di Jakarta oleh pria bernama Mustopa, menyisakan misteri.
Kini publik bertanya soal penyebab kematian pelaku bernama Mustopa, setelah penembakan Kantor MUI Pusat terjadi.
Sempat beredar kabar, pelaku bernama Mustopa itu ditembak di tempat oleh polisi.
Namun kabar itu dibantah polisi.
Faktanya memang, sebagaimana dikutip dari @net2netnews, setelah melakukan penembakan, pelaku bernama Mustopa itu diamankan oleh pegawai MUI, bukan ditembak ditempat oleh polisi.
Saat dibawa ke rumah sakit, dalam tubuh pelaku pun tidak ada bercak darah setetes pun.
Ia diketahui tidak sadarkan diri.
Jadi, apa penyebab kematiannya?
Jawabannya, kita tunggu saja hasil autopsi yang dilakukan RS Polri Kramat Jati Jakarta untuk mengetahui soal itu.
Baca Juga: Madrid Open 2023: Kerja Keras Kalahkan Mayar Sherif, Aryna Sabalenka ke Semifinal
Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebutkan bahwa pelaku memiliki riwayat penyakit jantung dan asma.
“Hasil koordinasi kami dengan Polda Lampung di sana juga ada penyelidikan pendahuluan terhadap ini, istrinya juga diperiksa, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit jantung dan asma,” kata dia, sebagaimana dikutip dari PMJ News, Rabu 3 Mei 2023.
Dia juga menyebutkan bahwa polisi juga menemukan barang bukti obat-obatan milik tersangka yang kini didalami dokter.
Obat-obatan itu adalah 11 kaplet obat asma dan obat-obat yang lain.
“Tapi kami belum menyimpulkan ya, sekali lagi jangan salah, kami belum menyimpulkan. Nanti dari hasil autopsi akan terlihat,” jelasnya. (*)