Selain Ungkap Jaringan Internasional Kelas Kakap Fredy Pratama, Polri Juga Beberkan Hal Ini

Suara Sumedang | Suara.com

Kamis, 14 September 2023 | 15:51 WIB
Selain Ungkap Jaringan Internasional Kelas Kakap Fredy Pratama, Polri Juga Beberkan Hal Ini
Jaringan kelas kakap Ferdy Pratama( YouTube)

SUARA SUMEDANG-Bareskrim Polri menghancurkan jaringan kelas kakap narkoba kenamaan internasional Fredy Pratama.

Pengungkapan ini dilakukan bekerja sama dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia, Departemen Bea Cukai Kerajaan Malaysia, Kepolisian Kerajaan Thailand, Us-Dea dan instansi terkait lainnya, serta Deteksi Pencucian Uang (TPPU) akibat peredaran sabu dan ekstasi di semua negara.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula dari operasi gabungan yang masih berlangsung hingga saat ini. Memang tersangka Fredy Pratama, pemeran utama kasus ini, masih berstatus DPO artinya buron dan diduga berada di Thailand.

Menurut Wahyu, sepanjang tahun 2020 hingga 2023, terdapat 408 laporan polisi dan 884 tersangka yang  ditangkap, semuanya terkait dengan Fredy Pratama. Bahkan, jaringan tersebut  menjadikan Indonesia sebagai sasaran utama peredaran narkoba dan dikendalikan oleh Fredy Pratama yang bersembunyi di Thailand.

Ia menjelaskan "Sindikat ini  rapi dan terorganisir. Siapa mengerjakan apa, ada departemen keuangan, departemen penyusunan dokumen, dll."

Selain itu, tambahnya, jaringan narkoba Fredy Pratama mengatur komunikasi dengan sangat baik melalui penggunaan aplikasi yang jarang digunakan masyarakat. Selain itu, banyak rekening dari berbagai bank juga digunakan.

Rekening yang digunakan berjumlah 406 dengan saldo Rp 28,7 miliar dan sudah dibekukan, kata Wahyu.

Wahyu mengatakan total aset jaringan narkoba internasional Fredy Pratama mencapai Rp 10,5 triliun. Total barang bukti narkoba yang disita dalam kasus ini adalah 10,2 ton sabu, dan diperkirakan 100 hingga 500 kg sabu dibawa masuk ke Indonesia untuk diedarkan.

Sedangkan TPPU yang dikenakan terhadap hasil pertambangan kali ini mencapai Rp 273,45 miliar. Masih ada aset lain yang disita di Thailand. “Total harta yang  disita  sekitar Rp 273,45 miliar,” tegas Wahyu.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Reaksi Nikita Mirzani Tahu Dito Mahendra Akhirnya Ditangkap Polisi Usai 4 Bulan Jadi Buronan

Begini Reaksi Nikita Mirzani Tahu Dito Mahendra Akhirnya Ditangkap Polisi Usai 4 Bulan Jadi Buronan

| Sabtu, 09 September 2023 | 10:26 WIB

Alasan Wulan Guritno Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Dugaan Promosi Konten Judi Online

Alasan Wulan Guritno Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Dugaan Promosi Konten Judi Online

| Jum'at, 08 September 2023 | 10:25 WIB

Beberkan Alasan Tak Hadiri Panggilan Bareskrim, Rocky Gerung Juga Sebut 4 Panggilan Berbeda dan 26 Kasus

Beberkan Alasan Tak Hadiri Panggilan Bareskrim, Rocky Gerung Juga Sebut 4 Panggilan Berbeda dan 26 Kasus

| Senin, 04 September 2023 | 17:07 WIB

Terkini

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:33 WIB

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:15 WIB

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:54 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Surakarta | Selasa, 21 April 2026 | 22:44 WIB

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:41 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB