Nama Brigadir Norfriansyach Joshua Hutabarat menjadi begitu terkenal akibat kasus pembunuhan yang merenggut nyawanya.
Alhasil banyak pihak yang disalahkan atas kematian Brigadir J ini.
Awal cerita Brigadir J diduga telah melakukan tindakan penyimpangan seksual oleh isteri Ferdy Sambo.
Sehingga akhirnya Brigadir J dikejutkan dengan suara tembakan dan Brigadir J melakukan perlawanan.
Aksi tembak menembak antara Bharada E dan Brigadir J tidak dapat terelakkan.
Akhirnya Brigadir J tewas seketika ketika mendapatkan sejumlah luka tembakan.
Di saat yang sama isteri Ferdy Sambo melakukan laporan atas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.
Akan tetapi uniknya aksi lapor melapor ini membawa pada kecurigaan.
Hingga akhirnya kasus pelecehan ini dibawa ke Pengadilan setempat.
Proses Autopsi dilakukan ulang sehingga mendapatkan hasil, bahwa kematian Brigadir J sangat tidak wajar.
Hal itu dapat terlihat dari beberapa luka tembakan hingga tusukan serta patahnya beberapa anggota tubuh Brigadir J.
Tertangkapnya Bharada E menjadi angin segar bagi pembuka awal misteri kasus pembunuhan ini.
Awalnya Bharada E diduga telah trauma atas kejadian yang menimpa dirinya.
Ternyata Bharada E dan Brigadir J merupakan seorang kawan sekamar dirumah dinas yang ditempati oleh keduanya.
Sehingga mental Bharada E terguncang dan takut untuk membuka suara.
Hingga pada akhirnya Bharada E mengatakan kepada kuasa hukumnya, jika kematian Brigadir J sudah direncanakan.
Sontak hal tersebut membuat publik terkejut sehingga membuat semua orang mencari para pelaku kriminal tersebut.
Brigadir J meriupakan mahasiswa dari Kampus Universitas Terbuka Indonesia.
Baru-baru saja pihak kampus mengadakan kelulusan untuk Brigadir J yang telah berjuang menyempatkan waktunya untuk kuliah dan bekerja sebagai abdi negara.
Universitas Terbuka memberikan ijazah kepada Brigadir J meskipun telah diketahui bersama jika anak muridnya itu telah meninggal dunia.
Aksi ini membuat tangis semua alumni pecah, hingga semua yang berhadir pada hari itu menangis terisak-isak.
Pihak keluarga mengatakan jika mereka belum ikhlas dan menerima atas kematian puteranya yang sangat mendadak,
Brigadir J merupakan seorang polisi yang dinilai masih muda yakni baru berumur 28 tahun.
Kekasih dari Brigadir J diketahui bernama Vera yang juga turut bersedih karena kehilangan sang pujaan hati.
Semua keluarga Brigadir J masih tidak dapat menerima musibah ini, mereka meminta pihak yang berwenang agar mengusut kasus ini hingga tuntas dan menghukum pelakunya.