Kekeringan Meluas, Produksi Padi di Jawa Timur Terancam Turun

Surabaya

Sabtu, 03 September 2022 | 08:20 WIB
Kekeringan Meluas, Produksi Padi di Jawa Timur Terancam Turun
Kekeringan Meluas, Produksi Padi di Jawa Timur Terancam Turun (static.republika)

Situasi ini tidak hanya memicu krisis air untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga dapat menyebabkan penurunan produksi beras.

Potensi tersebut mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengajukan usulan percepatan masa tanam di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ketua DPKP Jatim Hadi Sulistyo mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan kepada gubernur. “Kemudian untuk usulan tersebut akan dikirim ke kabupaten/kota untuk segera dipercepat masa tanamnya,” ujarnya, Kamis (1/9).

Ia menjelaskan, percepatan masa tanam difokuskan pada daerah yang memiliki cadangan air irigasi. Terutama di daerah/kota yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) besar.

Misalnya Bengawan Solo, Brantas dan Pekalen Sampean. "Kami minta kabupaten segera memulai masa tanam padi ketiga," katanya.

Hadi mengatakan langkah ini untuk menjaga produktivitas padi di Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai lumbung nasional.

“Upaya percepatan penanaman sangat membantu,” katanya.

Sejak 2019, Jawa Timur telah menjadi provinsi penghasil biji-bijian tertinggi di negara itu.

Tahun lalu, produksi gabah kering giling (GKG) Jatim mencapai 9,789 juta ton.

Potensi ini dapat terus diwujudkan jika daerah tersebut memiliki tiga musim tanam.

Satib, anggota Komite D DPRD Jatim, mengatakan kekeringan air di beberapa daerah sebenarnya cukup memprihatinkan.

Situasi ini jelas berimplikasi pada sektor pertanian yang membutuhkan banyak air. “Oleh sebab itu, kami juga mengusulkan anggaran khusus untuk pembangunan bendungan melalui APBD Jatim,” ujarnya.

Pengembangan produksi beras di JATIM

-     Sejak 2019, Jawa Timur menjadi provinsi penghasil beras No 1 di Indonesia.

-     Pada tahun 2020, produksi beras Jawa sebesar 9,94 juta ton GKG (beras giling kering).

-     Pada 2021, produksi beras Jatim akan mencapai 9,9 juta ton GKG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adminstrasi Kawasan Wisata Padi Padi Disoal, Pemilik Lahan Hinga Petani Sekitar Jadi Tersangka

Adminstrasi Kawasan Wisata Padi Padi Disoal, Pemilik Lahan Hinga Petani Sekitar Jadi Tersangka

Banten | Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:14 WIB

Produksi Padi Diyakini Kian Meningkat, Penghargaan IRRI Bisa Dipertahankan

Produksi Padi Diyakini Kian Meningkat, Penghargaan IRRI Bisa Dipertahankan

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:52 WIB

Menanti Pengembangan Varietas Padi dari IPB di Food Estate Kalteng

Menanti Pengembangan Varietas Padi dari IPB di Food Estate Kalteng

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:57 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB