Banjir Bandang Cilacap Adalah Banjir Bandang Paling Parah Beberapa Tahun Terakhir

Surabaya | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:25 WIB
Banjir Bandang Cilacap Adalah Banjir Bandang Paling Parah Beberapa Tahun Terakhir
Banjir Bandang Cilacap Adalah Banjir Bandang Paling Parah Beberapa Tahun Terakhir (freepik.com)

Banjir yang menggenangi pemukiman warga di desa ini masih tinggi. Ketinggian air bervariasi dari 50 cm hingga 2 meter.

Awalnya banjir menggenangi 15 kecamatan di Cilacap dan mulai menyurut menjadi 8 kecamatan.

Hingga saat ini menjadi 4 kecamatan yang salah satunya adalah Kecamatan Kawunganten.

Disebutkan bahwa banjir ini merupakan banjir paling parah yang terjadi setelah beberapa tahun kawasan ini tidak tergenang banjir. 

Banjir ini disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi mengguyur daerah tersebut. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jawa Tengah mengatakan bahwa sebagian titik banjir sudah surut.

Meski banjir menggenangi belasan kecamatan di Cilacap tak berdampak berat karena tan bersamaan dengan gelombang tinggi. 

BPBD Kabupaten Cilacap hingga saat ini terus melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak banjir. Pemerintah setempat sudah mendirikan posko-posko pengungsian dan dapur umum.

Dari Desa Kalijeruk sendiri jumlah rumah yang terdampak banjir ada 2500 rumah dan kini BPBD mulai menyuplai makanan. 

Dampak dari banjir ini menyebabkan akses jalan yang mulai terkelupas dan berbahaya untuk dilewati.

Akses jalan mulai terkelupas dan agak mengkhawatirkan. Selain itu jembatan Kawunganten terancam ambruk akibat derasnya terjangan air sungai yang cukup kencang.

Jembatan ini merupakan jalan satu-satunya penghubung antara Kecamatan Kawunganten dan kecamatan di sekitarnya.

Jika sampai putus maka perekonomian dari Cilacap ke Kecamatan Kawunganten, terutama Desa Kalijeruk akan terhenti. 

Kemudian dampak lain dari banjir di Cilacap ini adalah jalur kereta api yang sempat anjlok akibat terjangan banjir. Lokasi amblesan ini berada di petak jalur Maos-Sikampuh dan Jeruklegi-Kawunganten.

Hal ini menyebabkan banyak perjalanan kereta api yang melintasi Kabupaten Cilacap mengalami keterlambatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri! Hujan Intensitas Tinggi, Belasan Rumah di Jeruklegi Cilacap Nyaris Ambruk, Puluhan Jiwa Mengungsi

Ngeri! Hujan Intensitas Tinggi, Belasan Rumah di Jeruklegi Cilacap Nyaris Ambruk, Puluhan Jiwa Mengungsi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:54 WIB

Viral! Air Laut Pantai Sampur Mendadak Surut, Warga Bangka Panik Takut Terjadi Tsunami

Viral! Air Laut Pantai Sampur Mendadak Surut, Warga Bangka Panik Takut Terjadi Tsunami

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:23 WIB

Pemprov Banten Bantu Penanganan Dampak Banjir di Lebak

Pemprov Banten Bantu Penanganan Dampak Banjir di Lebak

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:57 WIB

Berapa Harga Sunscreen Amaterasun? Ini Harga Terbaru Mei 2026

Berapa Harga Sunscreen Amaterasun? Ini Harga Terbaru Mei 2026

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:55 WIB

Bergaya Arcade, Resident Evil Requiem Dapat Minigame Baru

Bergaya Arcade, Resident Evil Requiem Dapat Minigame Baru

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:53 WIB

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:52 WIB

5 Sunscreen SPF 50 untuk Upacara, Biar Wajah Tidak Gosong di Cuaca Panas

5 Sunscreen SPF 50 untuk Upacara, Biar Wajah Tidak Gosong di Cuaca Panas

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:48 WIB

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:48 WIB

Nikmatnya Lumpia Bu Haji Jambi, Resep Legendaris Kini Tampil Modern

Nikmatnya Lumpia Bu Haji Jambi, Resep Legendaris Kini Tampil Modern

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:45 WIB

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:42 WIB

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Harga Pangan 1 Mei 2026  Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:39 WIB