Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Satlantas Polrestabes) Surabaya mulai menggunakan sepeda motor listrik untuk patroli, Rabu (16/11/2022).
20 unit motor listrik yang digunakan tersebut adalah kendaraan listrik berbasis baterai yang diproduksi oleh PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo).
Kasatlantas Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Arif Fazlurrahman mengatakan bahwa pemberian kendaraan listrik berbasis baterai ini diyakini jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak.
"Seluruhnya merupakan kendaraan listrik berbasis baterai dengan daya 72 volt dan 20 amperhour karya anak bangsa, yang diproduksi oleh PT Mobil Litsrik Indonesia atau Molindo," kata Arif.
Selain sebagai bentuk impelementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022, penggunaan kendaraan listrik untuk operasional patroli ini juga sebagai simbol dukungan terhadap suksesnya kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Rangkaian kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong transisi energi ramah lingkungan bagi keberlanjutan ekosistem dunia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Molindo Setiajit menjelaskan bahwa 20 unit kendaraan listrik tipenya adalah DX-3, menghasilkan performa jarak tempuh 70 kilometer per pengisian listrik selama tiga hingga empat jam.
Kecepatan maksimumnya adalah 70 kpj.
"Kami bersama teman-teman pengusaha sangat apresiasi terhadap polisi lalu lintas karena tugasnya semakin hari semakin berat.
Baca Juga: Oppo Reno9 Series Meluncur 24 November, Simak Bocorannya
Bahkan harus menjadi trigger atau yang paling utama untuk mengurangi gas emisi maupun kebisingan.
Oleh karena itu kami bareng-bareng ada beberapa orang pengusaha di sini untuk membantu polisi lalu lintas.
Sedangkan tipe OX-7 mampu menghasilkan performa sejauh 80 kilometer untuk sekali pengisian listrik selama tiga sampai empat jam. Kecepatan maksimumnya adalah 100 kpj.