Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Juni 2026 | 11:14 WIB
Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Iran menyerang tiga pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania menggunakan drone serta rudal.

  • Serangan IRGC menghancurkan empat target utama termasuk hanggar jet tempur siluman F-35 milik AS.

  • Eskalasi dipicu oleh tuduhan AS atas jatuhnya helikopter Apache di kawasan strategis Selat Hormuz.

Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan balasan masif ke pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Aksi ofensif ini merespons gempuran AS sebelumnya yang menyasar fasilitas pelabuhan dan pulau-pulau strategis Iran di kawasan Selat Hormuz.

Serangan udara menggunakan drone membidik markas Armada Kelima AS di Bahrain serta pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Sementara itu, rudal jarak jauh ditembakkan langsung menuju instalasi udara militer milik Amerika Serikat di wilayah Azraq, Yordania.

Pihak Teheran mengklaim telah menyasar total 21 titik target strategis milik militer Amerika Serikat dalam operasi tersebut.

Empat sasaran dikabarkan hancur, termasuk fasilitas hanggar pesawat jet tempur siluman jenis F-35 yang berada di Yordania.

Selain menghantam pangkalan darat, pasukan pertahanan udara IRGC mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) MQ-9 milik AS.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Burung besi pengintai tersebut dilaporkan jatuh saat melintasi ruang udara di atas kota Jam, wilayah teritorial Iran.

Eskalasi bersenjata ini dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat ke Pulau Qeshm dan beberapa pelabuhan di sepanjang pesisir Selat Hormuz.

baca juga

Washington menuduh Teheran berada di balik jatuhnya helikopter Apache milik militer Amerika Serikat yang terjadi sehari sebelumnya.

Serangan sepihak dari Amerika Serikat tersebut dilaporkan merusak infrastruktur sipil lokal di wilayah pesisir Iran.

Garda Revolusi menyatakan sebuah menara telekomunikasi dan dua tangki penyimpanan air bersih di kota Sirik hancur akibat pemboman.

IRGC memperingatkan bahwa seluruh pasukannya kini dalam kondisi siaga penuh untuk memberikan respons yang mematikan.

Pihak Washington juga diminta bertanggung jawab penuh atas segala dampak buruk dari potensi perluasan konflik bersenjata ini.

Hingga saat ini, otoritas pertahanan Amerika Serikat masih belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim kerusakan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?

Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:55 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

×