Untuk itu, Reni mendorong Pemkot Surabaya agar proses pembangunan senilai Rp9,7 miliar dengan lama pekerjaan 150 hari ini dapat segera rampung.
"Sebagaimana yang sudah saya sampaikan juga sebelumnya, setiap pengerjaan infrastruktur itu harus tepat waktu dengan kualitas yang baik," kata dia.
Menurut dia, warga sangat mendukung pembangunan dan berharap tepat waktu dan tidak molor dan hasil pengerjaan memiliki kualitas baik.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, pengerjaan saluran dikebut dan dilakukan pada siang dan malam hari.
"Rata-rata pengerjaan malam, kalau musim hujan seperti ini berarti tidak bisa dikerjakan malam, harus siang. Masyarakat bertanya, kenapa harus dikerjakan siang? (Menimbulkan) macet. Nah, pilih macet atau banjir? Kalau tidak dikerjakan nanti banjir, macet saat siang ini kan hanya beberapa waktu dan tidak selamanya," ujar dia. (*)