Juventus tampil buruk saat ditahan Sampdoria 0-0 di laga pekan kedua Liga Italia, Senin (22/8/2022) di Stadion Luigi Ferraris.
Dari segi hasil, meraih satu poin dari kandang lawan bisa dianggap sebuah keberhasilan.
Namun, dilihat dari segi penampilan, Juventus memberikan pertunjukan horor bagi suporternya.
Media Italia seperti Tuttomercatoweb memvonis Juventus bermain tanpa ide dan lambat.
Di babak pertama, striker Dusan Vlahovic bahkan sepi servis dengan dia hanya 3 kali menyentuh bola.
Tiga gelandang Juventus yang bermain sebagai starter semuanya mendapatkan angka rapor di bawah 6.
Weston McKennie terus menjadi problem dengan kurang menciptakan aliran bola vertikal ke pertahanan lawan.
Sebagai sutradara permainan, Manuel Locatelli juga sama sekali tidak membuat operan kunci tetapi celakanya baru diganti di menit ke-85.
Adrien Rabiot melihat golnya dianulir tetapi secara keseluruhan juga tampil mengecewakan.
Baca Juga: Tanpa Ronaldo Manchester United meraih kemenangan atas Liverpool 2-1
Dalam pertandingan ini, Juventus tidak bisa menurunkan Angel Di Maria.
Pemain rekrutan dari PSG itu absen karena mengalami cedera.
Di Maria tampil brilian pada laga pertama saat Juventus menang 3-0 atas Sassuolo (15/8/2022).
Pemain Argentina itu membukukan satu gol dan satu assist.
Kedatangan Di Maria terbukti berpengaruh besar pada gaya main Juventus.
Eks pemain Real Madrid dan Manchester United memberikan elemen kecepatan dan eksplosivitas, yang musim lalu menjadi salah satu kelemahan Si Nyonya Tua.