CEK FAKTA: Psikolog Forensik Menganalisa Ferdy Sambo Merupakan Kriminal Berbahaya

Suara Tangsel

Kamis, 15 September 2022 | 06:50 WIB
CEK FAKTA: Psikolog Forensik Menganalisa Ferdy Sambo Merupakan Kriminal Berbahaya
Ilustrasi Psikopat (Pinterest)

Ferdy Sambo teridentifikasi memiliki masalah kejiwaan menurut dugaan Komnas HAM, yakni sifat 'superpower' dan kemungkinan psikopat atas aksi pembunuhannya terhadap Brigadir J.

Psikolog Forensik, Reza Indragiri memberikan tanggapannya atas dugaan tersebut. Menurut Reza, dugaan tersebut dapat menjadi suatu kemungkinan.

"Masalah kejiwaan pada diri FS, mungkin saja. Tapi bukan masalah kejiwaan yang membuat FS bisa memanfaatkan 'layanan' pasal 44 KUHP," terang Reza, dikutip Rabu (14/9/2022).

Pasal 44 KUHP mengatur bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku pidana yang terganggu jiwanya atau kehilangan akal, dihapuskan.

Namun, Reza menganggap Sambo tidak masuk dalam golongan orang yang terganggu jiwa hingga kehilangan akal. Karena masalah jiwa yang diduga ada pada Sambo merupakan masalah kepribadian.

"Apalagi kalau masalah kejiwaan yang dimaksud adalah psikopati, seperti kata Komnas HAM. Maka tepatlah FS disebut sebagai kriminal dengan klasifikasi sangat berbahaya. Dia, sebagai psikopat, memiliki kepribadian 'Machiavellinisme' yang diistilahkan sebagai 'Dark Triad' yakni manipulatif, pengeksploitasi, dan penuh tipu muslihat," lanjutnya.

Psikopat merupakan gangguan kepribadian, tidak dapat dikategorikan hilang akal. Seorang psikopat melakukan suatu tindakan kejam dan sadis dalam keadaan sadar, bahkan dengan akal yang cerdas, namun tidak memiliki rasa empati. Hal ini yang mendasari Sambo dianggap sangat berbahaya, jika terbukti psikopat.

"Bagian otak itu, tanpa direkayasa, tidak bereaksi ketika diperlihatkan gambar atau tayangan kejam. Jadi, dengan kondisi otak dari sananya yang memang sudah seperti itu, mereka memang 'tuna perasaan'," kata Reza.

Dan untuk mengamankan kriminal dengan gangguan kepribadian seperti psikopat, menurut Reza, seharusnya dimasukkan ke penjara dengan level keamanan maksimal. Tidak bisa hanya dengan penjagaan petugas biasa. ”Itu harus staf yang juga cerdas, berintegritas, dan punya jam terbang tinggi melayani napi ber'dark triad',” tegasnya.

baca juga
Ilustrasi 'Dark Triad' [Psikologi Binus]
Ilustrasi 'Dark Triad' (sumber: Psikologi Binus)

Meskipun Reza meyakini dugaan gangguan kepribadian Sambo tidak dapat dijadikan alasan penggunaan Pasal 44 KUHP untuk dilepaskan pertanggungjawabannya, Reza melihat dugaan ini tetap dapat digunakan Sambo sebagai bentuk pembelaan diri.

"Khusus pada populasi tersebut, diketahui bahwa psikopati terbentuk dari subkultur menyimpang di dalam organisasi kepolisian itu sendiri. Serta 'mudah'-nya personel melakukan penyimpangan tanpa dikenai sanksi. Nah, ini juga bisa menjadi bahan untuk pembelaan diri. Bahwa, FS mengacu pernyataan Komnas HAM sebagai orang yang jangan-jangan berkepribadian psikopat hanyalah individu dengan kejiwaan yang terganggu yang terciptakan dari kantornya sendiri," terangnya.

Menurut analisa Reza, Sambo dapat memanfaatkan dugaan psikopat ini dengan mengangkat penyebab masalah kejiwaan yang terjadi pada dirinya adalah kondisi di dalam lingkungan kerjanya.

Melihat penjelasan diatas, faktanya adalah Psikolog Forensik Reza Indragiri mengkategorikan Ferdy Sambo sebagai Kriminal Berbahaya jika dilihat dari analisa Komnas HAM yang menduga adanya masalah kejiwaan pada Ferdy Sambo berupa gangguan kepribadian psikopat. Bukan hasil dari bukti medis yang benar-benar menyebutkan masalah kejiwaan tersebut ada pada diri Ferdy Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan

CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan

Tangsel | Rabu, 14 September 2022 | 23:42 WIB

Sosiopat atau Psikopat, Mana yang Lebih Berbahaya?

Sosiopat atau Psikopat, Mana yang Lebih Berbahaya?

Your Say | Senin, 12 September 2022 | 19:11 WIB

Kenali Ganggu Kepribadian Narsistik dan Bagaimana Cara Mengobatinya

Kenali Ganggu Kepribadian Narsistik dan Bagaimana Cara Mengobatinya

Poptren | Senin, 12 September 2022 | 10:39 WIB

Pengacara Brigadir J Sebut Alat Lie Detector Tidak Mempan Hadapi Ferdy Sambo, Ternyata Ini Masalahnya

Pengacara Brigadir J Sebut Alat Lie Detector Tidak Mempan Hadapi Ferdy Sambo, Ternyata Ini Masalahnya

Tasikmalaya | Minggu, 11 September 2022 | 19:06 WIB

Terkini

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation

ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen

Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:32 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes

Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes

Jabar | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:19 WIB