Krisis Biaya Hidup Serta Tekanan Ekonomi Melanda Inggris dan Korea Utara, Bisnis Prostitusi Merebak, Wanita Jadi PSK Meningkat

Suara Tangsel

Senin, 26 September 2022 | 21:06 WIB
Krisis Biaya Hidup Serta Tekanan Ekonomi Melanda Inggris dan Korea Utara, Bisnis Prostitusi Merebak, Wanita Jadi PSK Meningkat
Ilustrasi PSK menjajakan diri dalam film Pretty Woman (Instagram)

Dampak perang Rusia-Ukraina membuat banyak negara yang terimbas terguncang ekonomi, dan mengakibatkan rakyatnya terkena krisis biaya hidup.
Pada bulan Juli kemarin, inflasi di Inggris naik hingga lebih dari 10%, setelah kenaikan sebelumnya terjadi pada tahun yang 1980-an. Akibatnya, harga kebutuhan pokok hingga tagihan energi melonjak, dan berdampak memberi bagi para penduduknya menjadi kesulitan bertahan hidup.
Berdasarkan Survei Badan Amal Opinium terhadap 2.000 orang dewasa di Inggris bulan Agustus lalu, ditemukan 5,6 juta orang telah mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makanan dalam tiga bulan terakhir sebagai akibat dari krisis biaya hidup. Bahkan, hampir 8 juta orang telah menjual barang pribadi atau rumah tangga untuk membantu membayar berbagai tagihan.
Kondisi tersebut membuat lebih banyak orang meminjam uang untuk mencoba memenuhi kebutuhan, baik melalui kredit, maupun meminjam secara pribadi ke teman atau kerabat.
Mirisnya, krisis biaya hidup ini juga membuat banyak wanita yang memilih jalan untuk turun ke bisnis prostitusi, yakni menjajakan diri sebagai Pekerja Seks Komersial atau PSK. Menurut data English Collective of Prostitution, jumlah perempuan yang menjadi PSK meningkat sekitar 30% dari angka normal.
Tak hanya di Inggris, hal serupa pun terjadi Korea Utara. Banyak wanita yang menjadi PSK dengan menjajakan diri di jalanan. Dan pemerintah Korea Utara sedang berusaha bertindak tegas atas aksi ini.
"Tindakan keras dimulai ketika seorang Pejabat Pusat di Pyongyang mengajukan proposal, setelah dia melihat beberapa wanita menawari pria di jalan untuk prostitusi di malam hari," kata sumber yang tertulis anonim untuk alasan keamanan, dikutip Minggu (25/9/2022).
Kementerian Jaminan Sosial dan Liga Pemuda Patriotik Sosialis di Korea Utara, yang merupakan organisasi Pemuda Utama Negara di bawah kendali langsung Komite Sentral Partai Buruh Korea Utara, langsung bergerak di kota besar seperti Chongjin dan Hamhung demi menghentikan perempuan muda menjual diri.
Hal ini dilakukan setelah Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pun memerintahkan pihak berwenang untuk bertindak tegas mencegah prostitusi menyebar di negara tersebut.
"Kim Jong Un menandatangani proposal pejabat dan memerintahkan Departemen Jaminan Sosial dan Liga Pemuda Patriotik Sosialis untuk mengambil tindakan," jelas sumber anonim.
Namun, di sisi lain, meskipun ilegal, ada kalanya prostitusi di Korea Utara ditoleranis oleh Otoritas Lokal yang menangkap para PSK, dengan imbalan uang suap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Sebagian Pria Sering 'Jajan Seks'? Pelaku Industri Seks Ini Beri Penjelasannya

Kenapa Sebagian Pria Sering 'Jajan Seks'? Pelaku Industri Seks Ini Beri Penjelasannya

Tantrum | Senin, 26 September 2022 | 09:05 WIB

Pemprov DKI Akan Tutup Seluruh Tempat Prostitusi di Jakarta

Pemprov DKI Akan Tutup Seluruh Tempat Prostitusi di Jakarta

Depok | Minggu, 25 September 2022 | 10:17 WIB

Praktik Prostitusi Online Tarif 800 Ribu, Polres Jaksel Ringkus Lima Germo

Praktik Prostitusi Online Tarif 800 Ribu, Polres Jaksel Ringkus Lima Germo

Soreang | Sabtu, 24 September 2022 | 07:59 WIB

Keji! Remaja 15 Tahun Disekap, Diancam, Dipaksa Jadi PSK di Apartemen Jakarta

Keji! Remaja 15 Tahun Disekap, Diancam, Dipaksa Jadi PSK di Apartemen Jakarta

Tangsel | Kamis, 15 September 2022 | 21:13 WIB

Terkini

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss

Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 07:00 WIB

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 06:52 WIB

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 06:43 WIB

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

×