Rekan dan teman dekat dari Lesti Kejora juga Rizky Billar memang terimbas dikejar-kejar publik untuk dimintai keterangan atau sekedar tanggapan atas kasus yang menimpa sahabat mereka.
Rina Nose, diketahui sebagai salah satu teman dekat Lesti Kejora, karena perempuan 38 tahun ini menjadi host Dangdut Academy dan Lestii sbagai salah satu kontestan ajang dangdut tersebut.
Ketika dimintai keterangannya oleh awak media terkait kasus KDRT Lesti Kejora, meski mengatakan tak mau memihak salah satu, tapi Rina Nose mendukung Lesti Kejora sebagai korban kekerasan.
"Support sesama perempuan yang pasti. Karena mereka kan masih sama-sama muda, pengalamannya baru kali ini menikah. Pasti mereka ada ini sendiri, ada ego masing-masing," terang Rina Nose ketika ditemui bersama sang suami, Josscy Vallazza Aartsen di Jakarta.
Rina Nose mengatakan tidak mau turut campur dalam kasus KDRT Lesti Kejora yang dilakukan Rizky Billar. Rina Nose hanya memberi tanggapan, dengan adanya kasus ini akan menjadi pola pikir yang baru untuk pasangan tersebut.
"Aku mengingatnya lebih, ya selamat datang di pola pemikiran baru. Kalau mengalami satu kesakitan, nanti pola pikirnya pasti akan berubah. Setiap ada peristiwa pasti akan mengubah pola pikir mereka," kata Rina Nose.
"Bisa jadi ini jadi momen besar untuk mereka juga. Jadi akan mendapatkan banyak hal baru lagi, mengubah pola pikir lagi," imbuhnya.

Menurut Rina Nose, ada pelajaran yang dialami dalam kesakitan, yang akan membentuk pola pikir yang baru untuk ke depannya. Namun untuk lebih jauh, Rina Nose enggan berkomentar.
"Masalahnya aku enggak mau tahu urusan orang. Mau ada apa, kalau orangnya enggak cerita. Kecuali, orangnya datang, cerita, minta solusi, pengen didengerin. Kalau aku datang, pengen nanya, enggak," ujar Rina Nose menegaskan.
Hingga saat ini kelanjutan kasus KDRT pasangan yang punya jutaan penggemar tersebut masih dalam tahap penyidikan. Rizky Billar diketahui belum juga memunculkan diri ke publik.
Hanya melalui kuasa hukumnya, Adek Erfil Manurung, Rizky Billar memberikan bantahan atas tindak KDRT yang dilaporkan oleh Lesti Kejora ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 28 September 2022 karena kasus KDRT.